Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro yang tergabung dalam Tim KKN-IDBU 05 melaksanakan rangkaian Program Multidisiplin 2 di Desa Bulugede, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal.
Program tersebut dirancang untuk memperkuat literasi keuangan, ketahanan keluarga, perlindungan ekonomi, serta kemandirian masyarakat melalui edukasi, pendampingan, dan pemanfaatan teknologi.
Rangkaian kegiatan menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI), PMI purna, calon PMI, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), kelompok tani, hingga masyarakat umum.
Berbagai materi diberikan sesuai dengan kebutuhan masing-masing kelompok, mulai dari pengelolaan keuangan keluarga, perlindungan aset dan remitansi, legalitas usaha, digitalisasi UMKM, hingga akses terhadap informasi dan layanan bagi masyarakat.

Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah Temu Tani Bulugede: Sosialisasi e-RDKK Pupuk Bersubsidi dan Aspirasi Petani.
Dalam kegiatan yang melibatkan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Patebon tersebut, masyarakat memperoleh informasi mengenai Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) serta mekanisme pemanfaatan pupuk bersubsidi.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi petani untuk menyampaikan aspirasi, kebutuhan, dan berbagai persoalan yang dihadapi dalam aktivitas pertanian.
Pada sektor ekonomi, mahasiswa KKN juga memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM di Desa Bulugede.
Salah satunya melalui pendampingan Yoga Warung Ijo yang mencakup edukasi mengenai legalitas usaha, pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), personal branding, digital marketing, pengelolaan keuangan, serta perlindungan Hak Kekayaan Intelektual.
Pendampingan tersebut menghasilkan penerbitan satu NIB serta berbagai media edukasi yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha dalam mengembangkan dan mengelola bisnisnya.
Digitalisasi juga menjadi bagian dari upaya penguatan UMKM. Mahasiswa mendampingi pelaku usaha dalam pemanfaatan platform digital untuk meningkatkan visibilitas usaha, termasuk melalui pendaftaran dan pengelolaan lokasi usaha pada Google Maps.

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat menemukan lokasi usaha dengan lebih mudah sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi UMKM di Desa Bulugede.
Penguatan ekonomi keluarga turut dilakukan melalui berbagai edukasi mengenai pengelolaan keuangan.
Masyarakat diberikan pemahaman mengenai pemisahan keuangan rumah tangga dan usaha, penyusunan prioritas pengeluaran, pencatatan keuangan, perencanaan dana pendidikan, serta pengelolaan keuangan untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga.
Salah satu kegiatan dilaksanakan melalui pembagian 25 booklet kepada peserta pengajian ibu-ibu RW 06 Desa Bulugede yang memuat materi mengenai pengelolaan keuangan keluarga dan penentuan prioritas pengeluaran untuk kebutuhan pangan bergizi.
Selain itu, masyarakat, khususnya PMI purna dan keluarganya, mendapatkan edukasi mengenai bahaya pinjaman online ilegal, investasi ilegal, penipuan, serta pentingnya pengamanan harta kekayaan.
Edukasi tersebut diberikan sebagai upaya meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengenali risiko finansial dan mengambil langkah preventif untuk melindungi hasil kerja serta aset yang telah dimiliki.
Program Multidisiplin 2 juga mengangkat aspek ketahanan keluarga melalui edukasi mengenai komunikasi efektif, relasi orang tua dan anak, kepastian pengasuhan anak, serta penguatan efikasi diri dan motivasi berwirausaha bagi PMI purna.
Pendekatan tersebut diarahkan untuk membantu keluarga menghadapi berbagai tantangan ekonomi maupun sosial serta mendorong masyarakat agar memiliki alternatif penghidupan yang produktif di daerah asal.
Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa literasi keuangan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan mengelola pendapatan dan pengeluaran, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan ketahanan keluarga, perlindungan hukum, kemandirian ekonomi, dan kemampuan masyarakat dalam mengambil keputusan.
Melalui pendampingan secara langsung, mahasiswa berupaya memberikan pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan Program Multidisiplin 2 turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1 (Tanpa Kemiskinan) melalui penguatan kemampuan pengelolaan keuangan dan kemandirian ekonomi keluarga, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan literasi masyarakat, serta SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pemberdayaan UMKM, penguatan kewirausahaan, dan peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat.
Melalui rangkaian program tersebut, Tim KKN-IDBU 05 Universitas Diponegoro berupaya mendorong masyarakat Desa Bulugede menjadi lebih literat secara finansial, terlindungi secara hukum, serta mandiri dan tangguh secara ekonomi. Diharapkan berbagai pengetahuan, media edukasi, dan pendampingan yang telah diberikan dapat terus dimanfaatkan masyarakat setelah pelaksanaan KKN berakhir.
Penulis: Tim KKNÂ IDBU-05 UNDIP
Editor: Murni Anggita
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar