Jatengvox.com – Semangat hidup sehat dan kebersamaan masyarakat terasa di Dusun Watupawon, Desa Kawengen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.
Pada Minggu, 23 Agustus 2026, masyarakat Se-Dusun Watupawon bersama KKN MIT ke-22 Posko 9 UIN Walisongo Semarang mengikuti kegiatan jalan sehat yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme.
Kegiatan jalan sehat tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Dusun Watupawon, Bapak Ghoni. Pembukaan menjadi tanda dimulainya kegiatan yang diikuti oleh warga dari berbagai kalangan.
Suasana semakin semarak dengan hadirnya drumband Dusun Watupawon yang mengiringi perjalanan peserta sepanjang kegiatan, tak hanya itu saja kegiatan ini mengajarkan kekompakkan Warga Dusun Watupawon dalam mensukseskan acara tersebut dengan semangat kebersamaan dan kebersamaan warga ini harus dijaga kedepanya dan terus berkembang.
Tidak hanya menjadi kegiatan olahraga, jalan sehat ini juga menjadi ruang untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun kebersamaan antarwarga.
Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang turut berpartisipasi dan mengikuti kegiatan dengan penuh semangat.

KKN MIT ke-22 Posko 9 UIN Walisongo Semarang turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mahasiswa KKN menjadi bentuk dukungan sekaligus komitmen untuk ikut menyukseskan kegiatan kemasyarakatan yang dilaksanakan di Dusun Watupawon.
Bagi mahasiswa KKN, keterlibatan dalam kegiatan jalan sehat tidak hanya berkaitan dengan menjaga kesehatan jasmani, tetapi juga menjadi bagian dari proses membangun kedekatan dengan masyarakat.
Melalui kebersamaan dalam kegiatan sederhana, hubungan antara mahasiswa dan warga dapat terjalin secara lebih erat.
Kegiatan ini juga menunjukkan bahwa budaya hidup sehat dapat tumbuh melalui kebersamaan. Jalan sehat menjadi langkah sederhana yang mampu mempertemukan masyarakat dalam suasana yang positif, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan keharmonisan lingkungan.
Dengan semangat sehat, guyub, dan gotong royong, kegiatan jalan sehat di Dusun Watupawon diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan hidup sehat dan memperkuat solidaritas masyarakat.
“Setiap langkah yang ditempuh bersama menjadi bagian dari perjalanan untuk membangun masyarakat yang lebih sehat, guyub, dan penuh kebersamaan.”
Penulis: KKN MIT-22 UIN Walisongo Semarang
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar