Mahasiswa Fakultas Hukum UNDIP Kawal Transformasi Legalitas UMKM Parfum Branjang melalui Penguatan Perpajakan dan Standardisasi Produk

waktu baca 3 menit
Senin, 3 Agu 2026 20:20 11 jatengvox

Jatengvox.com – Di tengah berkembangnya ekonomi digital dan meningkatnya persaingan usaha, legalitas menjadi salah satu fondasi penting yang menentukan keberlanjutan sebuah UMKM. Selain memberikan kepastian hukum, kelengkapan administrasi usaha juga membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan bisnisnya secara profesional dan terintegrasi dengan berbagai layanan pemerintah. Kesadaran inilah yang melatarbelakangi pelaksanaan program pendampingan legalitas dan perpajakan bagi UMKM Pesona Parfum di Dusun Branjang, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang.

Program tersebut dilaksanakan oleh Yasmin Aulia Putri, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Diponegoro yang tergabung dalam KKN-T IDBU-14 UNDIP Kelompok 3 Desa Branjang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Tema Multidisiplin 1, yaitu “Model Terpadu Pengembangan Kapasitas UMKM melalui Integrasi Legalitas, Tata Kelola, Standarisasi Produk, Produksi, dan Digitalisasi dalam Mendukung Penguatan Pasar Kreatif Desa Branjang.”

Baca juga:  Mahasiswa KKN-T IDBU 07 Undip Mengawal Kesehatan Balita dan Lansia Lewat Posyandu Desa Sobokerto

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara bersama Sehono selaku pemilik UMKM Pesona Parfum, diketahui bahwa usaha yang telah berjalan dan memasarkan berbagai produk parfum tersebut belum memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) usaha.

Sehono mengaku bahwa selama ini dirinya mengalami kesulitan dalam memahami prosedur pendaftaran serta persyaratan administrasi yang harus dipenuhi. Keterbatasan informasi dan minimnya pendampingan membuat proses pengurusan legalitas usaha belum pernah dilakukan meskipun usaha telah beroperasi cukup lama.

Menanggapi kondisi tersebut, Yasmin melakukan pendampingan secara langsung mulai dari pemberian informasi mengenai pentingnya kepemilikan NPWP usaha, penyiapan dokumen yang diperlukan, hingga proses pendaftaran melalui sistem Coretax Direktorat Jenderal Pajak.

Pendampingan dilakukan secara bertahap agar pelaku usaha dapat memahami setiap tahapan yang dilalui sekaligus memperoleh pengalaman praktis dalam mengakses layanan administrasi perpajakan secara mandiri.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Undip Bantu Administrasi Desa Sobokerto Melalui Pembentukan Standar Operasional Prosedur Pengelolaan Arsip

Sehono mengungkapkan bahwa proses pendaftaran NPWP sebelumnya terasa cukup membingungkan karena banyak istilah dan tahapan administratif yang belum pernah dipahami.

Menurutnya, pendampingan yang diberikan sangat membantu dalam menjelaskan prosedur yang harus dilakukan serta dokumen yang perlu dipersiapkan.

“Sebelumnya saya belum memahami cara membuat NPWP usaha dan masih bingung dengan sistem yang digunakan. Setelah didampingi, prosesnya menjadi lebih jelas dan saya jadi mengetahui pentingnya legalitas usaha untuk pengembangan usaha ke depan,” ujar Sehono.

Selain mendampingi proses pembuatan NPWP dan akun Coretax hingga berhasil diterbitkan, Yasmin juga menyusun materi mengenai legalitas dan standardisasi produk parfum yang disesuaikan dengan kebutuhan UMKM.

Materi tersebut memuat informasi mengenai persyaratan legalitas usaha, kewajiban perpajakan, serta aspek standardisasi produk yang perlu diperhatikan oleh pelaku UMKM dalam menjalankan usahanya.

Yasmin mengungkapkan bahwa program ini merupakan upaya untuk mengejawantahkan prinsip kepatuhan hukum dan tata kelola usaha yang baik dalam pengembangan UMKM.

Baca juga:  Hingga Februari 2026, Pembiayaan Mobil Bekas BRI Finance Tumbuh 169,34% y.o.y

Menurutnya, legalitas usaha tidak sekadar berkaitan dengan pemenuhan kewajiban administratif, melainkan menjadi langkah awal dalam membangun usaha yang lebih kredibel, tertib, dan siap berkembang secara berkelanjutan.

Sebagai luaran program, seluruh materi legalitas dan standardisasi produk dihimpun dalam buku panduan yang akan diserahkan kepada Koperasi Desa (Kopdes) setempat.

Kehadiran panduan tersebut diharapkan dapat menjadi sumber informasi bagi pelaku UMKM lainnya di Desa Branjang yang menghadapi kebutuhan serupa dalam proses penguatan legalitas usaha.

Melalui program ini, UMKM Pesona Parfum kini telah memiliki NPWP usaha dan akun Coretax sebagai bagian dari penguatan aspek legalitas dan perpajakan.

Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi pijakan awal bagi pengembangan usaha yang lebih profesional sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran hukum dan kepatuhan administrasi di kalangan pelaku UMKM Desa Branjang.

 

Penulis: Yasmin Aulia Putri

Dosen Pembimbing : Gani Nur Pramudyo, S.S., M.Hum.

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA