Jatengvox.com – Mahasiswa KKN MIT ke-22 UIN Walisongo Semarang Posko 77 mendampingi kegiatan belajar di Madrasah Diniyyah (Madin) Asasul ‘Ulum, Desa Grogol, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan ini dilakukan dengan menghadirkan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan bagi para santri.
Pendampingan tersebut menjadi salah satu upaya mahasiswa KKN dalam mendukung pendidikan keagamaan di Desa Grogol.
Materi yang disampaikan tidak hanya berfokus pada pembelajaran, tetapi juga dikemas agar lebih mudah dipahami oleh santri, terutama anak-anak.

Mahasiswa KKN menyederhanakan bahasa dan istilah keagamaan yang dianggap sulit dengan menggunakan penyampaian yang lebih ringan serta dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Cara tersebut diharapkan dapat membantu santri memahami materi tanpa merasa terbebani.
Untuk menghindari suasana belajar yang monoton, mahasiswa juga menyisipkan berbagai kegiatan interaktif seperti permainan edukatif, menyanyikan lagu bernuansa Islami, dan kuis berhadiah. Kegiatan tersebut membuat para santri lebih aktif mengikuti pembelajaran.
Salah satu mahasiswa KKN Posko 77, Nafis, mengatakan bahwa penggunaan bahasa sederhana dilakukan agar santri lebih mudah memahami materi.
“Kalau penyampaiannya terlalu berat, anak-anak bisa cepat bosan. Jadi kami mencoba menggunakan bahasa yang lebih sederhana agar mereka lebih mudah memahami materi,” ujarnya.

Suasana belajar yang lebih santai membuat para santri terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan. Mereka aktif menjawab pertanyaan, mengikuti permainan, serta berani menyampaikan jawaban ketika kuis berlangsung.
Salah satu santri Madin Asasul ‘Ulum, Mirza, mengaku senang mengikuti pembelajaran bersama mahasiswa KKN.
“Senang belajar sama kakak-kakak KKN karena ada game dan kuis. Jadi tidak bosan dan lebih mudah mengerti materinya,” ungkap Mirza.
Melalui kegiatan tersebut, KKN MIT ke-22 Posko 77 berharap metode pembelajaran yang kreatif dan ramah anak dapat terus memberikan dampak positif bagi santri.
Selain meningkatkan pemahaman keagamaan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar dan membangun karakter positif sejak dini.
Penulis: Tim Mahasiswa KKN MIT-22 POSKO 77 UIN Walisongo
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar