Tim KKN UIN Walisongo Semarang Meriahkan Turnamen Badminton HUT RI di Desa Pidodowetan, Warga Antusias

Senin, 28 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Suasana Desa Pidodowetan, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, terasa lebih meriah dan bersemangat dari biasanya.

Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80, telah diselenggarakan Turnamen Badminton antarwarga yang berlangsung selama tiga hari penuh, mulai Jumat hingga Minggu, 25–27 Juli 2025.

Yang membuat kejuaraan ini lebih spesial adalah kehadiran dan keterlibatan langsung Tim KKN Moderasi Beragama UIN Walisongo Semarang Posko 18, yang tidak hanya menjadi penonton dan suporter, tetapi juga turun tangan sebagai wasit dan hakim garis.

Baca juga:  Banjir Ganggu Sekolah di Beberapa Daerah, Kemendikdasmen Pastikan Belajar Tetap Berjalan

Antusiasme warga pun semakin membuncah melihat kolaborasi seru antara mahasiswa dan masyarakat.

Tak kurang dari 8 pasangan ganda dari berbagai RT di desa ikut berkompetisi dalam pertandingan yang berlangsung seru dan penuh sportivitas.

Sorak-sorai warga yang memadati lapangan menambah semarak suasana desa di sore hari.

Dalam wawancara dengan ketua panitia pelaksana bapak Dini yang sekaligus Pembina Karang Taruna Desa Pidodowetan, mengaku sangat senang dengan keterlibatan mahasiswa KKN.

“KKN harus cepat akrab dengan warga. Mereka bantu jadi wasit dan meramaikan acara ini. Kami sangat terbantu,” ujar ketua panitia.

Baca juga:  Kreatif dan Ramah Lingkungan! Mahasiswa KKN UIN Walisongo Latih Warga Buat Sabun dari Eco Enzyme

Tidak berhenti di situ, tim KKN Posko 18 juga menyediakan hadiah menarik bagi para pemenang kejuaraan. Mulai dari juara 1, 2, hingga juara 3 mendapatkan souvenir eksklusif dari tim KKN, sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan partisipasi warga desa.

Warga berharap kehadiran Tim KKN UIN Walisongo tidak hanya berkesan sekali ini saja.

“Kami berharap KKN betah di desa ini. Semoga bisa ikut memeriahkan kegiatan desa lainnya, terutama acara-acara besar mendekati 17-an nanti,” tutur bapak Nur.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa keberadaan KKN tidak sekadar mengabdi secara akademis, tetapi juga mampu menjadi penggerak kebersamaan dan kegembiraan di tengah masyarakat.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Gelar Pelatihan Jelita: Ubah Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi Ramah Lingkungan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Indonesia Masuk Board of Peace, Prabowo Dorong Jalan Damai untuk Gaza dan Palestina
Prabowo dan Raja Charles III Sepakat Perkuat Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia
Infrastruktur Dinilai Jadi Kunci Pariwisata Nasional, DPR Minta Kemenpar Evaluasi Strategi Promosi
Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Dapat Lampu Hijau, KPK Tegaskan Status Hukum Bersih
Risma Ardhi Chandra Resmi Jalankan Tugas sebagai Plt Bupati Pati
Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang
Tingkatkan Higienitas Peserta Didik, Mahasiswa KKN UPGRIS Gelar Praktik Edukasi Cuci Tangan di TK Al-Hidayah 7 Palebon
Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Sukses Bangsa di Era Teknologi

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:15 WIB

Indonesia Masuk Board of Peace, Prabowo Dorong Jalan Damai untuk Gaza dan Palestina

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:19 WIB

Prabowo dan Raja Charles III Sepakat Perkuat Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:57 WIB

Infrastruktur Dinilai Jadi Kunci Pariwisata Nasional, DPR Minta Kemenpar Evaluasi Strategi Promosi

Kamis, 22 Januari 2026 - 05:22 WIB

Risma Ardhi Chandra Resmi Jalankan Tugas sebagai Plt Bupati Pati

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:26 WIB

Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang

Berita Terbaru