Berita  

Tim KKN UIN Walisongo Semarang Meriahkan Turnamen Badminton HUT RI di Desa Pidodowetan, Warga Antusias

Turnamen Badminton

Jatengvox.com – Suasana Desa Pidodowetan, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, terasa lebih meriah dan bersemangat dari biasanya.

Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80, telah diselenggarakan Turnamen Badminton antarwarga yang berlangsung selama tiga hari penuh, mulai Jumat hingga Minggu, 25–27 Juli 2025.

Yang membuat kejuaraan ini lebih spesial adalah kehadiran dan keterlibatan langsung Tim KKN Moderasi Beragama UIN Walisongo Semarang Posko 18, yang tidak hanya menjadi penonton dan suporter, tetapi juga turun tangan sebagai wasit dan hakim garis.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Ajak Siswa SD Pamriyan Cinta Budaya Lewat Tari dan Colour Fun

Antusiasme warga pun semakin membuncah melihat kolaborasi seru antara mahasiswa dan masyarakat.

Tak kurang dari 8 pasangan ganda dari berbagai RT di desa ikut berkompetisi dalam pertandingan yang berlangsung seru dan penuh sportivitas.

Sorak-sorai warga yang memadati lapangan menambah semarak suasana desa di sore hari.

Dalam wawancara dengan ketua panitia pelaksana bapak Dini yang sekaligus Pembina Karang Taruna Desa Pidodowetan, mengaku sangat senang dengan keterlibatan mahasiswa KKN.

“KKN harus cepat akrab dengan warga. Mereka bantu jadi wasit dan meramaikan acara ini. Kami sangat terbantu,” ujar ketua panitia.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Tematik UPGRIS dan Perangkat Desa Delik Gelar Kerja Bakti Bersihkan Balai Desa dan Taman TOGA

Tidak berhenti di situ, tim KKN Posko 18 juga menyediakan hadiah menarik bagi para pemenang kejuaraan. Mulai dari juara 1, 2, hingga juara 3 mendapatkan souvenir eksklusif dari tim KKN, sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan partisipasi warga desa.

Warga berharap kehadiran Tim KKN UIN Walisongo tidak hanya berkesan sekali ini saja.

“Kami berharap KKN betah di desa ini. Semoga bisa ikut memeriahkan kegiatan desa lainnya, terutama acara-acara besar mendekati 17-an nanti,” tutur bapak Nur.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa keberadaan KKN tidak sekadar mengabdi secara akademis, tetapi juga mampu menjadi penggerak kebersamaan dan kegembiraan di tengah masyarakat.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Selenggarakan Talk Show Pemberantas Judi Online melalui Literasi Digital dan Investasi Aman di Desa Bumen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *