240 Mahasiswa UIN Walisongo Diterjunkan untuk KKN Moderasi Beragama dan Penanganan Stunting di Kecamatan Gemuh

Jumat, 18 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Sebanyak 240 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang secara resmi diterjunkan dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Moderasi Beragama yang tahun ini mengusung misi moderasi beragama dan penanganan stunting.

Acara penerjunan ini diselenggarakan pada Kamis, 17 Juli 2025, bertempat di Lapangan Kantor Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal.

Mahasiswa yang diterjunkan akan menjalankan program KKN di 16 desa yang tersebar di wilayah Kecamatan Gemuh. Dalam kegiatan ini, turut hadir 8 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang akan membina dan mendampingi mahasiswa di 16 posko KKN.

Baca juga:  Mengulik Kisah Inspiratif Bapak Elisturyono, Pengusaha UMKM Sapu Ijuk Tanduk Mas di Desa Wirogomo

Acara juga dihadiri oleh Ibu Camat Gemuh, Kartini, S.STP., M.M., serta seluruh Kepala Desa atau perwakilan dari masing-masing desa di Kecamatan Gemuh.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan mahasiswa oleh Dosen Pembimbing Lapangan ke kantor desa masing-masing.

Penyerahan dilakukan secara simbolis dan disaksikan langsung oleh Kepala Desa beserta jajaran perangkat desa dan Babinsa setempat.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Pamriyan—lokasi penempatan KKN Moderasi Beragam posko 5—menyambut baik kedatangan mahasiswa KKN dan menyampaikan harapan,

“Semoga mahasiswa sekalian bisa beradaptasi dan mengabdi dengan baik kepada masyarakat selama berada di desa kami.”

Baca juga:  Penyaluran Bantuan Sosial Beras di Desa Pamriyan Tahun 2025: Sinergi Pemerintah, Masyarakat, dan Mahasiswa KKN-MB UIN Walisongo

Babinsa setempat juga memberikan pesan penting kepada para mahasiswa, yaitu agar selalu memegang prinsip: “Datang dengan damai dan pulang dengan damai pula.”

Menambahkan pesan tersebut, Dosen Pembimbing Lapangan juga menekankan agar mahasiswa menjaga nama baik kampus serta berkontribusi nyata dalam kehidupan masyarakat desa, khususnya dalam menjalankan misi moderasi beragama dan upaya penanganan stunting.

Dengan semangat pengabdian dan kolaborasi lintas sektor, KKN ini diharapkan dapat memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan kesehatan masyarakat di daerah-daerah tersebut.

Baca juga:  Pamitan Penuh Haru Mahasiswa KKN Posko 05 UIN Walisongo Semarang di Desa Pamriyan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang
Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Sukses Bangsa di Era Teknologi
Pelayanan Publik di Pati Dipastikan Tetap Berjalan Usai OTT KPK, Wagub Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Integritas
Mahasiswa KKN UPGRIS Ajak Siswa SDN Beji 01 Belajar Coding Lewat Permainan Seru
Kemendag Perkuat Pengawasan Barang Beredar Lewat Sistem Digital Terpadu Nasional
KPK Gelar OTT di Pati, Bupati Sudewo Diamankan untuk Pemeriksaan
BPS Ungkap Komoditas Pangan Pemicu Inflasi Jelang Ramadan dan Lebaran
Klaim Asuransi Gagal Panen Mulai Diproses, Ribuan Hektare Sawah Jateng Terdampak Banjir

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:26 WIB

Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:51 WIB

Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Sukses Bangsa di Era Teknologi

Rabu, 21 Januari 2026 - 05:16 WIB

Pelayanan Publik di Pati Dipastikan Tetap Berjalan Usai OTT KPK, Wagub Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Integritas

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:15 WIB

Kemendag Perkuat Pengawasan Barang Beredar Lewat Sistem Digital Terpadu Nasional

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:10 WIB

KPK Gelar OTT di Pati, Bupati Sudewo Diamankan untuk Pemeriksaan

Berita Terbaru