240 Mahasiswa UIN Walisongo Diterjunkan untuk KKN Moderasi Beragama dan Penanganan Stunting di Kecamatan Gemuh

waktu baca 2 menit
Jumat, 18 Jul 2025 20:19 39 jatengvox

Jatengvox.com – Sebanyak 240 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang secara resmi diterjunkan dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Moderasi Beragama yang tahun ini mengusung misi moderasi beragama dan penanganan stunting.

Acara penerjunan ini diselenggarakan pada Kamis, 17 Juli 2025, bertempat di Lapangan Kantor Kecamatan Gemuh, Kabupaten Kendal.

Mahasiswa yang diterjunkan akan menjalankan program KKN di 16 desa yang tersebar di wilayah Kecamatan Gemuh. Dalam kegiatan ini, turut hadir 8 Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang akan membina dan mendampingi mahasiswa di 16 posko KKN.

Baca juga:  Kartini Masa Kini di Industri Hospitality: Perempuan di Balik Topotels Hotels & Resorts

Acara juga dihadiri oleh Ibu Camat Gemuh, Kartini, S.STP., M.M., serta seluruh Kepala Desa atau perwakilan dari masing-masing desa di Kecamatan Gemuh.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan mahasiswa oleh Dosen Pembimbing Lapangan ke kantor desa masing-masing.

Penyerahan dilakukan secara simbolis dan disaksikan langsung oleh Kepala Desa beserta jajaran perangkat desa dan Babinsa setempat.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Pamriyan—lokasi penempatan KKN Moderasi Beragam posko 5—menyambut baik kedatangan mahasiswa KKN dan menyampaikan harapan,

Baca juga:  Kontribusi Freeport ke Negara Sentuh Rp 187 Triliun

“Semoga mahasiswa sekalian bisa beradaptasi dan mengabdi dengan baik kepada masyarakat selama berada di desa kami.”

Babinsa setempat juga memberikan pesan penting kepada para mahasiswa, yaitu agar selalu memegang prinsip: “Datang dengan damai dan pulang dengan damai pula.”

Menambahkan pesan tersebut, Dosen Pembimbing Lapangan juga menekankan agar mahasiswa menjaga nama baik kampus serta berkontribusi nyata dalam kehidupan masyarakat desa, khususnya dalam menjalankan misi moderasi beragama dan upaya penanganan stunting.

Dengan semangat pengabdian dan kolaborasi lintas sektor, KKN ini diharapkan dapat memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan kesehatan masyarakat di daerah-daerah tersebut.

Baca juga:  Mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo Dukung Tradisi Susuk Wangan di Sendang Kali Ngerancah Dusun Jurang Belik Desa Mlilir
Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA