Tingkatkan Penjualan, Mahasiswa KKN UNDIP Dorong Digitalisasi UMKM Camilan Ndeso Belik Bening di Pokoh Kidul

waktu baca 2 menit
Sabtu, 15 Agu 2026 20:10 5 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro rumpun Sosial Humaniora (Soshum) menjalankan program kerja bidang Sosial Masyarakat (Sosmas) berupa pendampingan branding dan digitalisasi untuk UMKM “Camilan Ndeso Belik Bening” di Desa Pokoh Kidul, Kabupaten Wonogiri.

Program pengabdian ini difokuskan untuk membantu usaha lokal agar lebih maju lewat pemasaran online dan kemudahan transaksi digital.

Berbeda dengan kegiatan yang hanya dilakukan sekali jalan, proker Sosmas ini dirancang agar berkelanjutan. Selama 45 hari masa KKN, mahasiswa telah melakukan kunjungan berkala sebanyak tiga hingga empat kali langsung ke lokasi UMKM.

Baca juga:  Jalur KA Cibeber–Lampegan Tidak Dapat Dilalui Akibat adanya Gogosan, Demi Keselamatan, Perjalanan KA Siliwangi dibatalkan

Intensitas kunjungan ini bertujuan untuk memastikan proses pendampingan berjalan maksimal, bertahap, dan benar-benar dipahami oleh pelaku usaha.

Kegiatan pendampingan ini mencakup perluasan jangkauan pasar dan pembaruan identitas visual usaha.

Dalam pelaksanaannya, tim KKN membantu mempromosikan aneka produk Camilan Ndeso Belik Bening lewat platform TikTok. Langkah ini diambil agar produk camilan lokal dari Pokoh Kidul bisa menjangkau pembeli yang lebih luas.

Baca juga:  Cegah Stunting Sejak Dini, Mahasiswa KKN Undip Gelar Edukasi Kesehatan di Posyandu Gagatan

Selain mengoptimalkan pemasaran digital, mahasiswa juga merapikan sarana promosi di lokasi jualan. Tim KKN membuatkan poster daftar harga dengan desain yang lebih segar dan informatif.

Poster ini dipasang agar detail produk dan harga terlihat jelas, sehingga konsumen yang datang langsung lebih mudah saat memilih camilan.

Sebagai kelengkapan layanan transaksi modern, tim KKN turut memfasilitasi pembuatan sistem pembayaran nontunai. Mahasiswa mendampingi pemilik UMKM dalam proses pembuatan QRIS merchant.

Tidak berhenti pada pendaftaran online, tim KKN juga langsung mencetakkan kode QRIS tersebut sehingga siap dipajang dan digunakan oleh pembeli.

Kehadiran mahasiswa ini disambut hangat oleh pihak UMKM. Andriani, pemilik UMKM Camilan Ndeso Belik Bening, mengaku sangat terbantu dengan program pendampingan yang diberikan.

Baca juga:  Cegah Risiko Sejak Dini, Mahasiswa KKN UNDIP Kenalkan Budaya K3 di Tegalontar

“Alhamdulillah, saya sangat senang dan berterima kasih. Mahasiswa sudah banyak membantu, mulai dari ikut packing produk, mengajari cara berjualan online, sampai dibuatkan QRIS,” ungkapnya.

Lewat langkah berkelanjutan ini, UMKM “Camilan Ndeso Belik Bening” di Desa Pokoh Kidul diharapkan makin siap bersaing di era digital. Layanan transaksi yang mudah dan pemasaran yang meluas diharapkan mampu meningkatkan omzet penjualan secara nyata ke depannya.

 

 

Penulis: TIM II KKN UNDIP DESA POKOH KIDUL

Editor: Murni Anggita

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA