Mahasiswa KKN UNDIP Sosialisasikan Digital Parenting kepada Wali Murid TK Muslimat NU Purwodadi untuk Lindungi Anak di Era Digital

waktu baca 3 menit
Kamis, 30 Jul 2026 20:15 11 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa Tim II Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) Desa Purwodadi melalui program sosial masyarakat menggelar sosialisasi digital parenting bertajuk “Orang Tua Sigap, Anak Aman!” kepada wali murid di TK Muslimat NU Purwodadi di Desa Purwodadi pada Kamis, 30 Juli 2026. Kegiatan tersebut yang berlangsung di ruang kelas TK B diikuti oleh 45 wali murid baik dari TK A maupun TK B.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman wali murid mengenai pendampingan, pengawasan, serta dampak hukum yang dapat muncul ketika anak bermedia digital tanpa adanya batasan dan pendampingan serta pengawasan dari wali murid.

Sosialisasi dilakukan secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, serta pembagian media edukasi berupa poster dan pamflet kepada wali murid.

Kegiatan tersebut dilatarbelakangi perkembangan digital saat kini yang kian pesat, yang membuat anak-anak sekarang sudah terbiasa mengakses internet dalam kehidupan sehari-hari.

Internet, gawai dalam hal ini memang dapat membantu proses belajar dan memberikan akses terhadap berbagai informasi, tetapi penggunaan yang tidak terkontrol juga dapat menimbulkan risiko.

Anak yang bebas mengakses internet berpotensi berhadapan dengan berbagai ancaman, seperti predator online, penipuan digital, konten yang tidak sesuai usia, cyberbullying, hingga penyalahgunaan data pribadi.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Tematik UNDIP Edukasi Higiene dan Sanitasi Pengolahan Daging serta Latih Pembuatan Bio Pest Berbahan Alami

Alasan wali murid menjadi sasaran utama dikarenakan merekalah pendidik anak yang berperan besar selain guru, hal tersebut disetujui oleh Ibu Muslikhah selaku Kepala Sekolah TK, “Dalam mendukung tumbuh kembang anak, pendampingan dan pengawasan merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya guru, tetapi juga orang tua atau wali murid. Hal ini mengingat anak-anak menghabiskan lebih banyak waktu bersama mereka,” ujarnya.

Dalam sosialisasi, mahasiswa KKN menjelaskan bahwa perlindungan anak di ruang digital tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga perlu dilihat dari sisi hukum.

Wali murid perlu memahami bahwa aktivitas anak di internet dapat menimbulkan konsekuensi apabila dilakukan tanpa pendampingan.

Baca juga:  Dibangun PTPP, RSUD KH. Muhammad Thohir Krui Diresmikan Presiden Prabowo

Oleh karena itu, wali murid diharapkan tidak sekadar melarang penggunaan internet atau gawai, namun juga membangun komunikasi dan memberikan pemahaman mengenai perilaku aman ketika menggunakan internet.

Materi juga menyoroti pentingnya kehati-hatian wali murid dalam mempublikasikan foto maupun informasi mengenai anak di media sosial. Kebiasaan membagikan identitas, lokasi, aktivitas, atau foto anak secara berlebihan dapat meningkatkan risiko penyalahgunaan informasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Karena itu, wali murid diajak untuk lebih bijak dalam mempublikasikan informasi anak di internet.

“Orang tua atau wali muridberperan signifikan dalam tumbuh kembang anak sehingga pendampingan dan pengawasan orang tua sangatlah penting terkhususnya pada aktivitas digital anak. Pendampingan sejak dini merupakan langkah penting agar nantinya meminimalisir dampak negatif dari digitalisasi itu sendiri dan juga dapat mengenali risiko yang ada,” ujar Michelle, selaku penanggung jawab program.

Sebagai langkah preventif, mahasiswa memperkenalkan beberapa upaya yang dapat diterapkan di lingkungan keluarga. Salah satunya adalah penggunaan Google Family Link untuk membantu wali murid mengawasi aktivitas digital anak, mengatur aplikasi yang dapat digunakan, serta menetapkan batas penggunaan perangkat.

Baca juga:  Kemnaker Perpanjang Pendaftaran Program Magang Nasional 2025, Kuota 20 Ribu Lulusan Baru

Selain itu, wali murid dianjurkan menerapkan pembatasan screen time agar anak memiliki waktu yang seimbang antara penggunaan gawai, belajar, bermain, beristirahat, dan berinteraksi dengan keluarga.

Melalui kegiatan ini, wali murid diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki langkah-langkah preventif sederhana untuk diterapkan di rumah.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan poster dan pamflet yang berisi rangkuman materi digital parenting kepada para wali murid sebagai media pengingat dan edukasi lanjutan.

Program sosial masyarakat ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya perlindungan anak di ruang digital.

Dengan kolaborasi antara mahasiswa, sekolah, dan wali murid atau orang tua, lingkungan digital yang lebih aman dapat diwujudkan sehingga anak mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, sehat, dan bertanggung jawab.

 

 

Penulis: Michelle Rebecca, Mahasiswa Tim II KKN Undip Desa Purwodadi

Editor: Murni Anggita

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA