Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) dari Program Studi Matematika melaksanakan sosialisasi pengoptimalan uang saku bagi siswa kelas 5 dan 6 di SDN 01 dan SDN 02 Wonokerso, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, pada Senin (27/7/2026).
Kegiatan ini mengajak siswa untuk memahami cara mengatur uang saku, menentukan prioritas kebutuhan, serta membangun kebiasaan menabung sejak dini.
Kegiatan ini berangkat dari kondisi uang saku siswa yang relatif terbatas, dengan rata-rata sekitar Rp10.000 per hari sekolah.
Dalam penggunaannya, siswa masih cenderung mendahulukan keinginan dibandingkan kebutuhan. Oleh karena itu, mahasiswa KKN memberikan edukasi mengenai perbedaan kebutuhan dan keinginan serta pentingnya menentukan prioritas dalam menggunakan uang saku.
Tidak hanya melalui penyampaian materi, siswa juga diberikan studi kasus sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Melalui contoh penggunaan uang saku sebesar Rp10.000, siswa diajak menghitung dan mempertimbangkan bagaimana uang tersebut dapat digunakan secara lebih efektif, mulai dari menentukan pengeluaran yang menjadi kebutuhan hingga menyisihkan sebagian uang untuk ditabung.
Dengan pendekatan tersebut, konsep pengelolaan uang disampaikan secara sederhana dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung secara interaktif dengan melibatkan siswa dalam pembahasan dan penyelesaian studi kasus.
Siswa diajak untuk mempertimbangkan kembali pilihan pengeluaran mereka serta memahami bahwa uang saku yang terbatas tetap dapat dikelola dengan baik apabila digunakan berdasarkan skala prioritas.
Guru SDN 01 Wonokerso, Siti Khotijah, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan edukasi yang diberikan oleh mahasiswa KKN.
“Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa KKN yang sudah membantu memberikan edukasi yang bermanfaat bagi anak-anak. Materi yang diberikan juga berguna dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Sebagai bentuk penerapan dari materi yang telah diberikan, kegiatan diakhiri dengan komitmen masing-masing siswa untuk menabung minimal Rp2.000 setiap hari sekolah. Komitmen tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi siswa untuk membangun kebiasaan menabung sekaligus belajar mengelola uang saku secara lebih terencana.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Undip berharap siswa tidak hanya memahami konsep kebutuhan, keinginan, dan prioritas, tetapi juga mampu menerapkannya dalam mengelola uang saku sehari-hari.
Kebiasaan sederhana dalam mengatur pengeluaran dan menyisihkan uang untuk ditabung diharapkan dapat membantu membentuk perilaku finansial yang lebih bijak sejak usia sekolah.
Penulis: Tim KKN-R Undip Desa Wonokerso 2026
Editor: Murni Anggita
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar