Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro melaksanakan program kerja multidisiplin berupa pendataan dan penyusunan database serta profil statistik UMKM Desa Laban, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, (15/8/26).
Program ini dilaksanakan oleh Salsabila Rahmadina Winsadin, mahasiswa Program Studi Statistika, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro, sebagai upaya mendukung pendataan, promosi, serta pengembangan UMKM di Desa Laban berbasis data.
Desa Laban memiliki berbagai UMKM dengan beragam produk unggulan yang memiliki potensi untuk dikembangkan.
Namun, informasi mengenai profil usaha, produksi, pemasaran, tenaga kerja, dan perkembangan usaha belum terdokumentasi secara sistematis.
Kondisi tersebut menjadi salah satu dasar dilaksanakannya program pendataan UMKM agar informasi mengenai kondisi dan karakteristik UMKM dapat tersusun dengan lebih terstruktur.
Program ini berfokus pada pengumpulan, pengolahan, analisis, dan visualisasi data UMKM Desa Laban.
Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara, serta pengisian kuesioner kepada pelaku UMKM.
Selain data primer dari pelaku usaha, data pendukung juga diperoleh dari Pemerintah Desa Laban untuk melengkapi proses pendataan.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melakukan wawancara dan survei kepada pelaku UMKM untuk memperoleh informasi mengenai karakteristik usaha.
Data yang terkumpul kemudian diolah menggunakan metode statistika deskriptif untuk memberikan gambaran mengenai kondisi UMKM di Desa Laban.
Hasil pengolahan data selanjutnya divisualisasikan dalam bentuk yang lebih informatif dan mudah dipahami.
Selain menghasilkan database, program ini juga menghasilkan profil statistik UMKM, infografis, dan katalog UMKM Desa Laban.
Katalog tersebut memuat informasi mengenai profil usaha, produk unggulan, serta kontak usaha sehingga dapat digunakan sebagai salah satu media informasi dan promosi UMKM.
Penyajian informasi dalam bentuk visual diharapkan dapat membantu memperkenalkan potensi UMKM Desa Laban kepada masyarakat secara lebih menarik.
Salsabila Rahmadina Winsadin menjelaskan bahwa penerapan ilmu Statistika dalam program ini dilakukan melalui proses pengumpulan, pengolahan, analisis, dan penyajian data.
Pendataan UMKM tidak hanya ditujukan untuk menghasilkan informasi mengenai jumlah dan profil usaha, tetapi juga untuk menyediakan data yang dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam melakukan evaluasi dan menyusun strategi pengembangan UMKM.

Dalam proses pelaksanaannya, terdapat beberapa hambatan, antara lain keterbatasan kelengkapan data dari beberapa pelaku UMKM, perbedaan pemahaman responden terhadap beberapa pertanyaan dalam kuesioner, serta keterbatasan waktu untuk melakukan pendataan dan verifikasi data secara menyeluruh.
Hambatan tersebut menjadi bagian dari proses pendataan yang perlu diperhatikan dalam pengembangan database UMKM secara berkelanjutan.
Hasil dari program kerja ini berupa database UMKM Desa Laban yang terstruktur, hasil analisis statistik deskriptif mengenai karakteristik UMKM, infografis UMKM, serta katalog UMKM yang memuat profil usaha, produk unggulan, dan informasi kontak usaha.
Luaran tersebut diserahkan kepada Pemerintah Desa Laban dan dapat dimanfaatkan sebagai sumber informasi serta media promosi UMKM.
Program pendataan dan penyusunan profil statistik UMKM Desa Laban menjadi salah satu bentuk penerapan ilmu Statistika dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat berbasis data.
Keberadaan database yang terstruktur diharapkan dapat diperbarui secara berkala dengan menambahkan UMKM yang belum terdata serta memperbarui informasi usaha.
Dengan demikian, data yang tersedia dapat terus dimanfaatkan sebagai dasar evaluasi, promosi, dan penyusunan strategi pengembangan UMKM Desa Laban.
Penulis: Salsabila Rahmadina, Mahasiswa Prodi Statistika UNDIP
Editor: Murni Anggita
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar