Kemenkes Perkuat Layanan Kesehatan untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh–Sumatera

Rabu, 3 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Upaya pemulihan pascabencana terus dikebut di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat setelah banjir dan longsor besar melanda kawasan tersebut.

Di tengah meningkatnya kebutuhan kesehatan para penyintas, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menurunkan dukungan logistik dan memperkuat layanan di lapangan.

Langkah ini dilakukan agar masyarakat di wilayah terdampak tetap mendapatkan akses kesehatan yang layak tanpa harus menunggu lama.

Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, Agus Jamaludin, menjelaskan bahwa tim telah melakukan rapid health assessment untuk memetakan risiko dan kebutuhan paling mendesak. Hasil penilaian cepat inilah yang menjadi dasar penyaluran bantuan.

Menurut Agus, seluruh puskesmas dan rumah sakit di daerah terdampak kini dalam status siaga. Layanan kesehatan keliling dan pos-pos kesehatan di lokasi pengungsian juga diperkuat.

Baca juga:  Kenalkan Beragam Fase Bulan, Mahasiswa KKN UIN Walisongo gelar Observasi Bulan Purnama

“Kami memastikan layanan dasar tetap berjalan, termasuk skrining dan pemantauan kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan lansia,” ujarnya, Rabu (3/12/2025).

Hingga 1 Desember 2025, Kemenkes telah menyalurkan berbagai jenis logistik kesehatan ke daerah yang terdampak parah.

Bantuan tersebut meliputi 103 unit oxygen concentrator, 11.200 dus PMT untuk balita, dan 6.000 dus PMT untuk ibu hamil.

Dukungan lain berupa obat-obatan, bahan medis habis pakai, 2.000 masker bedah, 500 sarung tangan medis, serta 10 set alat pelindung diri untuk petugas kesehatan.

Baca juga:  Kreatif dan Hemat, Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ajarkan Pembuatan Sabun Cuci Piring Alami di Desa Gonoharjo

Selain kebutuhan medis, Kemenkes juga mengirimkan perlengkapan penunjang seperti sepatu boot, sprayer manual, water quality test kit, hingga kantong jenazah dan ribuan kantong sampah medis.

Tidak ketinggalan paket penjernih air dan disinfektan untuk memastikan ketersediaan air bersih—salah satu kebutuhan paling krusial di masa bencana.

Di sisi lain, data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan skala kerusakan yang terjadi cukup besar.

Melalui laporan Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana (Pusdatin) yang dirilis Selasa (2/12/2025) malam, tercatat sebanyak 9.400 rumah terdampak banjir dan longsor di tiga provinsi tersebut.

Baca juga:  Menkeu Purbaya Curiga Arus Masuk Baju Bekas Ilegal Didominasi Kiriman dari China

Rinciannya, 3.600 unit rumah mengalami kerusakan berat, 2.100 rusak sedang, dan 3.700 rusak ringan.

Tidak hanya permukiman, sejumlah fasilitas publik juga terdampak, termasuk 42,5 persen sarana pendidikan, 1,18 persen fasilitas kesehatan, dan hampir 17 persen tempat ibadah.

Bahkan, hampir 40 persen jembatan di lokasi terdampak dilaporkan rusak sehingga menyulitkan akses dan distribusi bantuan.

Dari sisi korban, BNPB mencatat angka kematian kini mencapai 744 orang, sementara 551 warga masih hilang dan sekitar 2.600 lainnya mengalami luka-luka.

Kondisi ini membuat proses evakuasi dan pelayanan kesehatan menjadi prioritas utama pemerintah.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Peringati HUT Megawati, Wakil Ketua DPC Irham Kahfi Ikut Agenda Bakti Sosial di Lokasi Banjir Banyuglugur
Indonesia Masuk Board of Peace, Prabowo Dorong Jalan Damai untuk Gaza dan Palestina
Prabowo dan Raja Charles III Sepakat Perkuat Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia
Infrastruktur Dinilai Jadi Kunci Pariwisata Nasional, DPR Minta Kemenpar Evaluasi Strategi Promosi
Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Dapat Lampu Hijau, KPK Tegaskan Status Hukum Bersih
Risma Ardhi Chandra Resmi Jalankan Tugas sebagai Plt Bupati Pati
Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang
Tingkatkan Higienitas Peserta Didik, Mahasiswa KKN UPGRIS Gelar Praktik Edukasi Cuci Tangan di TK Al-Hidayah 7 Palebon

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:21 WIB

Peringati HUT Megawati, Wakil Ketua DPC Irham Kahfi Ikut Agenda Bakti Sosial di Lokasi Banjir Banyuglugur

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:15 WIB

Indonesia Masuk Board of Peace, Prabowo Dorong Jalan Damai untuk Gaza dan Palestina

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:19 WIB

Prabowo dan Raja Charles III Sepakat Perkuat Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:31 WIB

Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Dapat Lampu Hijau, KPK Tegaskan Status Hukum Bersih

Kamis, 22 Januari 2026 - 05:22 WIB

Risma Ardhi Chandra Resmi Jalankan Tugas sebagai Plt Bupati Pati

Berita Terbaru