90 Persen Lulusan SMK di Jawa Tengah Terserap Industri, Gubernur Luthfi Dorong Penguatan Sekolah Vokasi

Jumat, 13 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat pendidikan vokasi sebagai salah satu strategi menyiapkan tenaga kerja siap pakai. Gubernur Jawa Tengah,

Ahmad Luthfi, menyebut mayoritas lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) di provinsi ini sudah langsung terserap di dunia industri.

Dari total 1.529 sekolah vokasi yang ada di Jawa Tengah, sekitar 90 persen lulusannya telah bekerja di berbagai sektor industri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari 10 persen yang belum terserap, sebagian besar karena memang belum cukup umur untuk melanjutkan kerja,” ujar Luthfi saat melakukan kunjungan bersama Menteri Perdagangan Budi Santoso di tiga sekolah vokasi di Kabupaten Kudus, Kamis (12/3/2026).

Baca juga:  Kemenkes Galang Donasi Rp1,4 Miliar untuk Pulihkan Layanan Kesehatan di Sumatra

Kunjungan tersebut dilakukan di SMK Raden Umar Said Kudus, SMK NU Banat Kudus, dan SMK Wisudha Karya Kudus.

Turut mendampingi dalam agenda itu antara lain Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, Wakil Bupati Kudus Bellinda Putri Sabrina Birton, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah July Emmylia, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah Sadimin.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau langsung berbagai kegiatan pembelajaran sekaligus hasil karya siswa dari sejumlah program keahlian.

Di SMK Raden Umar Said Kudus, gubernur dan rombongan melihat berbagai karya animasi yang dibuat oleh para siswa. Sekolah ini dikenal sebagai salah satu SMK yang fokus pada industri kreatif digital, khususnya animasi.

Baca juga:  Analisa Pasar FLOQ: Ketegangan Perang Dagang dan Pelemahan Ekonomi AS Dorong Minat Investor ke Bitcoin

Sementara di SMK NU Banat Kudus, rombongan menyaksikan kreativitas siswa di bidang fesyen dan kewirausahaan.

Para siswa bahkan menampilkan peragaan busana hasil rancangan mereka sendiri, serta memamerkan berbagai produk yang telah dikembangkan untuk dipasarkan.

Adapun di SMK Wisudha Karya Kudus, rombongan meninjau kegiatan pembelajaran vokasi di bidang pelayaran.

Program ini disiapkan untuk mencetak tenaga kerja profesional di sektor maritim yang terus berkembang.

Menurut Luthfi, keberagaman bidang keahlian di sekolah vokasi menjadi bukti bahwa generasi muda Jawa Tengah memiliki kesiapan untuk terjun ke berbagai sektor industri.

Baca juga:  Waspada "Social Engineering" Tatap Muka: Saat Penipu Tak Lagi Sembunyi di Balik Layar

“Ini merupakan bukti bahwa masyarakat kita sudah siap pakai. Anak-anak muda kita di sekolah-sekolah vokasi di Jawa Tengah siap bekerja di perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah kita,” katanya.

Luthfi menegaskan, penguatan sekolah vokasi tidak berdiri sendiri. Pemerintah juga terus mendorong masuknya investasi, khususnya industri padat karya yang dapat menyerap banyak tenaga kerja.

Selain itu, pemerintah provinsi juga memperbanyak Balai Latihan Kerja (BLK) di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah untuk meningkatkan keterampilan masyarakat.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

RSJPD Harapan Kita – Tokushukai Capai Topping Off, PTPP Hadirkan Smart Hospital Berteknologi Tinggi
Dukung Ekosistem Makan Bergizi Gratis, Krakatau Steel dan Kemendes PDT Bangun Desa Tematik
Setelah Wilayah Jakarta Barat, PAM JAYA dan TP PKK DKI Jakarta Bagi Toren Air Gratis kepada Masyarakat Jakarta Utara
Pentingnya Menjaga Eksistensi Industri Mineral, Ini Buktinya
Bittime Luncurkan Kampanye Mining Points 2.0 di Tengah Volatilitas Pasar dan Lonjakan Perdagangan USDT/IDR
KAI Logistik Kelola 3,6 Juta Ton Barang di TW 1 dengan Peningkatan 24% pada Angkutan Peti Kemas
Kualitas Portofolio Terjaga, BRI Finance Catat NPF 2,23% per Februari 2026
LRT Jabodebek Perkuat Koordinasi dengan Pemkot Bekasi untuk Tingkatkan Layanan Transportasi Perkotaan

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

RSJPD Harapan Kita – Tokushukai Capai Topping Off, PTPP Hadirkan Smart Hospital Berteknologi Tinggi

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

Dukung Ekosistem Makan Bergizi Gratis, Krakatau Steel dan Kemendes PDT Bangun Desa Tematik

Kamis, 16 April 2026 - 18:03 WIB

Setelah Wilayah Jakarta Barat, PAM JAYA dan TP PKK DKI Jakarta Bagi Toren Air Gratis kepada Masyarakat Jakarta Utara

Kamis, 16 April 2026 - 18:03 WIB

Pentingnya Menjaga Eksistensi Industri Mineral, Ini Buktinya

Kamis, 16 April 2026 - 18:03 WIB

Bittime Luncurkan Kampanye Mining Points 2.0 di Tengah Volatilitas Pasar dan Lonjakan Perdagangan USDT/IDR

Berita Terbaru