BPS Catat Penurunan Pengangguran, Program Vokasi Jateng Dinilai Berhasil

Rabu, 29 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam memperkuat pendidikan vokasi akhirnya membuahkan hasil menggembirakan.

Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di provinsi ini turun menjadi 4,33 persen pada Februari 2025, dari sebelumnya 4,78 persen pada Agustus 2024.

Penurunan ini bukan sekadar angka. Ia menjadi bukti nyata bahwa arah kebijakan yang diambil Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, khususnya dalam memperkuat kemitraan antara pendidikan dan industri, berjalan efektif.

Kepala Perwakilan BPKP Jawa Tengah, Buyung Wiromo Samudra, menyampaikan bahwa hasil pengawasan semester pertama menunjukkan perkembangan yang positif.

Baca juga:  Kemenkes Buka Pendaftaran Beasiswa SDMK 2025, Simak Syarat dan Cara Daftarnya

Menurutnya, Pemprov Jateng benar-benar serius menekan angka pengangguran melalui penguatan pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja.

“Untuk semester I ini, laporannya sudah relatif baik. Pendidikan vokasinya diarahkan untuk mengurangi pengangguran,” ujarnya saat menyerahkan laporan hasil pengawasan kepada Gubernur Ahmad Luthfi di ruang kerjanya, Selasa (28/10/2025).

Buyung menjelaskan, fokus pengawasan BPKP kali ini menyoroti empat aspek utama: peningkatan akses dan kualitas lulusan vokasi, penguatan sistem pendidikan dan pelatihan, optimalisasi penyerapan tenaga kerja di kawasan industri, serta peningkatan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam mendukung percepatan penurunan pengangguran.

Baca juga:  Tarif Listrik Desember 2025 Tetap Stabil, Pemerintah Jaga Daya Beli di Akhir Tahun

Menanggapi laporan tersebut, Gubernur Ahmad Luthfi menyambut positif hasil pengawasan BPKP.

Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi terus berupaya menarik investor dari berbagai sektor, dengan fokus pada investasi padat karya yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

“Kita kembangkan padat karya, dengan harapan serapan tenaga kerja akan lebih banyak,” katanya.

Menurut Luthfi, banyak lulusan sekolah vokasi kini terserap di berbagai perusahaan yang beroperasi di kawasan industri.

Hal itu menunjukkan bahwa pendidikan vokasi yang dikembangkan Pemprov Jateng bukan hanya mencetak tenaga kerja siap pakai, tetapi juga memperkuat daya saing daerah.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 39 Dampingi Kegiatan Posyandu di Desa Karanganyar

Selain pendidikan formal, Pemprov Jateng juga terus memperkuat peran Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai lembaga pelatihan nonformal.

Luthfi menjelaskan, BLK kini tidak hanya menjadi tempat pelatihan, tetapi juga jembatan antara tenaga kerja dan dunia industri.

“BLK juga kita sambungkan dengan perusahaan. Sehingga secara tidak langsung akan menekan tingkat pengangguran terbuka,” ucapnya.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu
Kementerian PKP Pimpin Pemulihan Permukiman Pascabencana di Sumatra
Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis
KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS
RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka
Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana
Jawa Tengah Tancap Gas Menuju Swasembada Pangan 2026, Ini Strategi Besarnya
Darurat Sampah Nasional Ditetapkan, Pemerintah Dorong Peran Aktif Daerah dan DPRD

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:28 WIB

Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:18 WIB

Kementerian PKP Pimpin Pemulihan Permukiman Pascabencana di Sumatra

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:42 WIB

Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:15 WIB

KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:12 WIB

Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana

Berita Terbaru