Turnamen Baru FIFA ASEAN Cup Siap Angkat Prestasi Sepak Bola Asia Tenggara

Selasa, 28 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi memperkenalkan turnamen baru bertajuk FIFA ASEAN Cup, yang akan mempertemukan tim nasional dari seluruh negara Asia Tenggara.

Pengumuman bersejarah ini disampaikan langsung oleh Presiden FIFA Gianni Infantino pada Minggu, 26 Oktober 2025, bersamaan dengan penyelenggaraan KTT ASEAN ke-47 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Dalam kesempatan tersebut, Infantino hadir bersama Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn untuk menandatangani pembaruan Memorandum of Understanding (MoU) antara FIFA dan ASEAN.

Kerja sama ini menandai babak baru dalam pengembangan sepak bola di kawasan Asia Tenggara—bukan hanya dari sisi kompetisi, tetapi juga pembinaan, profesionalisasi, dan pembangunan infrastruktur olahraga.

FIFA ASEAN Cup dirancang dengan konsep yang terinspirasi dari Arab Cup 2021, ajang serupa yang sukses digelar FIFA di Timur Tengah.

Baca juga:  Manipulasi Konten dan Hoaks Merebak, Pemerintah Dorong Literasi Digital Masyarakat

Melalui turnamen baru ini, FIFA berharap dapat menghadirkan kompetisi yang tidak hanya menarik dari sisi olahraga, tetapi juga memiliki nilai sosial dan ekonomi yang kuat.

“Ini akan menjadi tambahan luar biasa bagi kalender sepak bola regional,” ujar Gianni Infantino.

Menurutnya, Asia Tenggara memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kekuatan baru di dunia sepak bola jika dikelola dengan visi jangka panjang.

Turnamen ini nantinya akan diikuti oleh seluruh negara anggota ASEAN—termasuk Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Singapura, Filipina, Myanmar, Laos, Kamboja, Brunei Darussalam, dan Timor Leste.

Seluruhnya akan bersaing memperebutkan gelar juara perdana dalam ajang yang disebut-sebut bakal menjadi versi “Euro”-nya Asia Tenggara.

Baca juga:  Indonesia Torehkan Prestasi Swasembada Pangan, Jadi Kekuatan Baru di Diplomasi Global

Langkah FIFA ini mendapat sambutan hangat dari pemerintah dan federasi sepak bola di kawasan ASEAN. Sejumlah negara bahkan telah menyatakan ketertarikan untuk menjadi tuan rumah edisi perdana.

Selain menjadi ajang kompetisi, FIFA ASEAN Cup juga diharapkan menjadi wadah pembinaan bagi pemain muda dan pelatih lokal. FIFA berencana menggandeng Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) serta Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) untuk merancang format pertandingan, sistem kualifikasi, hingga penentuan tuan rumah.

Tak hanya itu, FIFA juga menyiapkan program pengembangan pelatih, akademi sepak bola, serta proyek infrastruktur olahraga di berbagai negara ASEAN.

Dengan demikian, manfaat turnamen ini diharapkan terasa tidak hanya di level nasional, tetapi juga hingga ke akar rumput sepak bola.

Baca juga:  Gus Dur Jadi Inspirasi, MenHAM Natalius Pigai Resmikan Gedung KH Abdurrahman Wahid

Bagi Asia Tenggara, kehadiran FIFA ASEAN Cup bukan sekadar menambah daftar kompetisi internasional. Lebih dari itu, turnamen ini menjadi simbol solidaritas dan semangat persaudaraan antarnegara di kawasan.

Infantino menegaskan bahwa FIFA melihat Asia Tenggara sebagai wilayah dengan antusiasme sepak bola luar biasa.

“Kami ingin membantu kawasan ini tumbuh bersama, baik dari sisi kompetisi, pelatih, maupun pemain muda,” katanya.

Dengan dukungan penuh dari ASEAN dan berbagai federasi anggota, edisi perdana FIFA ASEAN Cup diharapkan bisa digelar dalam beberapa tahun mendatang.

Ajang ini menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas dan daya saing sepak bola Asia Tenggara di panggung global.

Editor : Hendra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kemenag Pastikan Gaji Pegawai yang Dialihkan ke Kemenhaj Aman hingga Januari 2026, SKPP Terkendala SK Pengangkatan
Relokasi 900 Rumah Terdampak Tanah Gerak di Jateng Dipercepat, Pemprov Siapkan Lahan Aman dan Hunian Sementara
Jelang Ramadan dan Lebaran 2026, Gubernur Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Harga Pangan Tetap Stabil
Zero ODOL Berlaku Januari 2027, Pemerintah Siap Tertibkan Truk Overload Demi Keselamatan dan Infrastruktur
Target Satu Desa Satu Perpustakaan, Bunda Literasi Jateng Dorong Gerakan Baca hingga Akar Rumput
Pemerintah Perbarui Data PBI BPJS Kesehatan, Akses Layanan Warga Rentan Tetap Dijamin
Pantau Harga Jelang Ramadan, Mendag Pastikan Pasokan Pangan Aman di Pasar Sukoharjo
DPR Sahkan Dewan Pengawas BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, Ini Harapan Lima Tahun ke Depan

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:05 WIB

Kemenag Pastikan Gaji Pegawai yang Dialihkan ke Kemenhaj Aman hingga Januari 2026, SKPP Terkendala SK Pengangkatan

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:33 WIB

Relokasi 900 Rumah Terdampak Tanah Gerak di Jateng Dipercepat, Pemprov Siapkan Lahan Aman dan Hunian Sementara

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:45 WIB

Jelang Ramadan dan Lebaran 2026, Gubernur Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Harga Pangan Tetap Stabil

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:38 WIB

Zero ODOL Berlaku Januari 2027, Pemerintah Siap Tertibkan Truk Overload Demi Keselamatan dan Infrastruktur

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:21 WIB

Pemerintah Perbarui Data PBI BPJS Kesehatan, Akses Layanan Warga Rentan Tetap Dijamin

Berita Terbaru