Mahasiswa KKN UIN Walisongo Dampingi Penyaluran Bantuan Pangan Lewat Banpang Mobile di Sendangdawung

waktu baca 2 menit
Selasa, 29 Jul 2025 18:28 10 Redaksi

Jatengvox.com – Tiga mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Moderasi Beragama Posko 63 UIN Walisongo Semarang ikut membantu penyaluran bantuan pangan di Desa Sendangdawung, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (25/7/2025) dan Senin (28/7/2025) dengan dukungan dari pemerintah desa setempat.

Bantuan pangan ini merupakan program Pemerintah Pusat yang disalurkan melalui Perum Bulog dan didistribusikan pemerintah desa kepada 312 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Baca juga:  Holding Perkebunan Nusantara Tebar Manfaat Idul Adha, KPBN Unit Dumai Salurkan Hewan Kurban untuk Masyarakat

Setiap keluarga menerima 20 kilogram beras untuk periode Juni dan Juli 2025.

Penyaluran bantuan turut didampingi sejumlah pihak, antara lain perangkat desa, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Ibu Jarmi Diani, S.Sos.I, serta Bhabinkamtibmas Polsek Kangkung Aipda Sugiri.

Kehadiran mereka memastikan distribusi berlangsung tertib dan tepat sasaran. Proses distribusi menggunakan aplikasi Banpang Mobile, sebuah platform digital yang memudahkan verifikasi data penerima.

Warga penerima cukup membawa persyaratan berupa KTP asli, fotokopi KTP, dan fotokopi Kartu Keluarga (KK). Mahasiswa KKN kemudian melakukan pemindaian barcode undangan di aplikasi untuk memastikan data sesuai sebelum bantuan diserahkan.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Reguler 85 UIN Walisongo Adakan Kegiatan PMT dan Pemeriksaan Kesehatan di Posyandu Desa Sriwulan

Kasi Kesejahteraan Desa Sendangdawung, Asri Nuryati, mengungkapkan kehadiran mahasiswa KKN sangat membantu perangkat desa.

“Aplikasi ini baru pertama kali kami gunakan sehingga masih perlu pendampingan. Mahasiswa KKN sangat membantu mempercepat penyaluran. Kami berterima kasih atas dukungannya,” ujarnya.

Kepala Desa Sendangdawung, Marbono, S.Pd., juga memberikan apresiasi.

“Kehadiran mahasiswa KKN tidak hanya memperlancar penyaluran bantuan, tetapi juga memberikan edukasi digital kepada perangkat desa. Kami sangat terbantu, warga jadi lebih paham alurnya, dan distribusi berjalan lancar,” katanya.

Koordinator Desa KKN Posko 63, Yanwar Huda Jannata, menilai kegiatan ini sebagai pengalaman berharga.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 86 Mengikuti Merti Dusun Krasak Desa Boto, Wujud Syukur dan Pelestarian Budaya

“Kami belajar bagaimana teknologi dapat membantu transparansi distribusi bantuan sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Semoga pengalaman ini bermanfaat bagi mahasiswa maupun warga desa,” katanya.

Melalui pendampingan dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah desa, serta mahasiswa KKN, penyaluran bantuan pangan di Desa Sendangdawung diharapkan semakin transparan, efisien, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA