BNI Siap Genjot Kredit Produktif Usai BI Turunkan Suku Bunga Acuan

Jumat, 19 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Bank Indonesia (BI) resmi memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4,75 persen.

Langkah ini dipandang sebagai stimulus penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah dinamika global.

Kebijakan moneter yang lebih longgar tersebut langsung disambut positif oleh industri perbankan.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menjadi salah satu bank besar yang menyatakan siap mengoptimalkan peluang dari penurunan suku bunga ini.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menegaskan bahwa penurunan suku bunga acuan membuka ruang bagi perbankan untuk memperkuat pembiayaan dengan biaya dana yang lebih efisien.

Baca juga:  IHSG Menguat di Akhir Oktober, Sektor Perbankan dan Komoditas Jadi Penggerak

“Momentum ini sangat tepat untuk mendorong penyaluran kredit produktif, sejalan dengan upaya pemerintah menjaga laju pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.

Dengan biaya bunga yang lebih rendah, dunia usaha diyakini akan lebih leluasa melakukan ekspansi.

Sektor riil pun mendapat dorongan untuk berkembang, sementara daya beli masyarakat berpeluang pulih lebih cepat.

BNI menargetkan penyaluran pembiayaan akan diarahkan pada sektor-sektor prioritas yang langsung menyentuh masyarakat.

Mulai dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), perumahan rakyat, perdagangan, hingga industri.

Langkah ini diharapkan mampu memperluas lapangan kerja sekaligus menggerakkan roda perekonomian di tingkat akar rumput.

Baca juga:  Mendagri Tegaskan Peran Strategis Inspektorat Daerah dalam Pengawasan dan Efisiensi Fiskal

Meski begitu, BNI tetap menekankan pentingnya prinsip kehati-hatian. Penyaluran kredit akan dijaga keseimbangannya dengan kualitas aset agar pertumbuhan yang dikejar tetap sehat dan berkelanjutan.

Okki menambahkan, kombinasi stimulus moneter dari BI dengan kebijakan fiskal pemerintah memberi alasan kuat untuk optimis.

“Prospek pertumbuhan kredit BNI semakin solid dan diharapkan bisa memberi kontribusi positif bagi perekonomian nasional,” jelasnya.

Kebijakan BI ini juga menjadi sinyal bahwa ruang untuk memperkuat likuiditas dan menekan beban bunga kredit semakin terbuka.

Bagi BNI, momentum ini akan dimanfaatkan untuk memperbesar perannya dalam mendorong pembiayaan produktif, sekaligus memperkuat kepercayaan nasabah dan investor terhadap sektor perbankan Indonesia.

Baca juga:  Gubernur Jateng Dorong Industri Jasa Keuangan Perkuat Ekonomi Desa Lewat UMKM dan Koperasi

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang
Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Sukses Bangsa di Era Teknologi
Pelayanan Publik di Pati Dipastikan Tetap Berjalan Usai OTT KPK, Wagub Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Integritas
Mahasiswa KKN UPGRIS Ajak Siswa SDN Beji 01 Belajar Coding Lewat Permainan Seru
Kemendag Perkuat Pengawasan Barang Beredar Lewat Sistem Digital Terpadu Nasional
KPK Gelar OTT di Pati, Bupati Sudewo Diamankan untuk Pemeriksaan
BPS Ungkap Komoditas Pangan Pemicu Inflasi Jelang Ramadan dan Lebaran
Klaim Asuransi Gagal Panen Mulai Diproses, Ribuan Hektare Sawah Jateng Terdampak Banjir

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:26 WIB

Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:51 WIB

Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Sukses Bangsa di Era Teknologi

Rabu, 21 Januari 2026 - 05:16 WIB

Pelayanan Publik di Pati Dipastikan Tetap Berjalan Usai OTT KPK, Wagub Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Integritas

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:15 WIB

Kemendag Perkuat Pengawasan Barang Beredar Lewat Sistem Digital Terpadu Nasional

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:10 WIB

KPK Gelar OTT di Pati, Bupati Sudewo Diamankan untuk Pemeriksaan

Berita Terbaru