Jatengvox.com – Upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi siswa telah dilakukan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro melalui Program Sekolah Sahabat di SD Negeri 01 dan 02 Wonokerso, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, pada 27- 28 Juli 2026.
Program ini dirancang sebagai bentuk kolaborasi lintas bidang keilmuan untuk menjawab kebutuhan di lingkungan sekolah, khususnya dalam penguatan karakter, pencegahan bullying, serta peningkatan kesadaran siswa terhadap hak dan kewajibannya.
Program Sekolah Sahabat dilaksanakan sebagai upaya membangun hubungan sosial yang positif sejak usia sekolah.
Melalui kegiatan ini, siswa diajak mengenali berbagai bentuk bullying, memahami dampaknya, serta membangun kebiasaan untuk saling menghargai dan peduli terhadap teman.
Penyampaian materi dikemas secara interaktif dengan menggunakan contoh situasi yang dekat dengan kehidupan siswa sehingga lebih mudah dipahami dan diterapkan.

Selain memahami bentuk dan dampak bullying, siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya karakter positif dalam membangun lingkungan sekolah yang sehat.
Sikap saling menghormati, bertanggung jawab, peduli, berani menyampaikan pendapat, dan mampu menghargai perbedaan menjadi nilai yang ditekankan selama kegiatan berlangsung.
Salah satu bagian utama dalam Program Sekolah Sahabat adalah Janji Teman Baik. Pada sesi ini, siswa diajak membuat komitmen bersama untuk membangun pertemanan yang positif dan menolak segala bentuk perundungan.
Janji tersebut menjadi bentuk komitmen siswa untuk saling menghargai, tidak menyakiti atau merendahkan teman, berani membantu ketika melihat teman mengalami kesulitan, serta menjaga lingkungan sekolah agar tetap aman dan nyaman.
Janji Teman Baik diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan, tetapi juga menjadi pengingat bagi siswa untuk menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui komitmen bersama, siswa didorong untuk memiliki rasa tanggung jawab dalam menciptakan lingkungan pertemanan yang sehat dan saling mendukung.
Program ini juga memberikan pemahaman mengenai hak dan kewajiban siswa. Siswa dikenalkan pada hak untuk memperoleh pendidikan dan merasa aman selama berada di lingkungan sekolah, sekaligus kewajiban untuk menaati aturan, menghormati guru dan teman, menjaga ketertiban, serta bertanggung jawab terhadap perilakunya.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menggunakan berbagai metode interaktif seperti diskusi, penyampaian materi, tanya jawab, serta aktivitas yang melibatkan siswa secara langsung.
Pendekatan tersebut bertujuan agar siswa tidak hanya menerima materi secara pasif, tetapi mampu memahami dan menghubungkannya dengan pengalaman yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu mahasiswa KKN menjelaskan bahwa Program Sekolah Sahabat diharapkan dapat memberikan pemahaman sekaligus membangun kebiasaan positif pada siswa.
“Kami ingin siswa tidak hanya mengetahui apa itu bullying, tetapi juga memahami bagaimana menjadi teman yang baik, saling menghargai, dan berani mengambil sikap ketika melihat tindakan yang tidak sesuai,” ujarnya.

Pelaksanaan program di SD Negeri 01 dan 02 Wonokerso menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN untuk berkolaborasi dengan lingkungan pendidikan dalam mendukung pembentukan karakter peserta didik. Keberlanjutan nilai yang telah diperkenalkan diharapkan dapat diterapkan dalam interaksi siswa, baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.
Program Sekolah Sahabat turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pendidikan karakter dan penciptaan lingkungan belajar yang inklusif, aman, dan mendukung perkembangan siswa.
Program ini juga sejalan dengan SDG 16: Peace, Justice and Strong Institutions, terutama dalam mendorong budaya damai, sikap saling menghargai, serta pencegahan kekerasan dan perundungan di lingkungan pendidikan.
Melalui Program Sekolah Sahabat, mahasiswa KKN Universitas Diponegoro berharap siswa SD Negeri 01 dan 02 Wonokerso dapat menjadi bagian dari terciptanya lingkungan sekolah yang lebih ramah, aman, dan penuh kepedulian.
Lebih dari sekadar kegiatan edukasi, program ini diharapkan menjadi langkah kecil dalam menumbuhkan generasi yang berkarakter, mampu menghargai sesama, serta berani menciptakan perubahan positif di lingkungan sekitarnya.
Penulis: Tim KKN-R Undip Desa Wonokerso 2026
Editor: Murni Anggita
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
PILIHAN NOMINAL

Tidak ada komentar