Mahasiswi Akuntansi KKN-T IDBU 12 Undip Rancang Mading Literasi Keuangan untuk Perpustakaan Desa Tawangsari

waktu baca 2 menit
Sabtu, 25 Jul 2026 21:00 7 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) IDBU 12 Kelompok 3 Universitas Diponegoro (Undip) menggagas program pembangunan Perpustakaan Desa Tawangsari, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali.

Program ini bermula dari perhatian mahasiswa terhadap kondisi salah satu ruangan di Gedung Posyandu Desa Tawangsari yang selama ini belum termanfaatkan secara optimal.

Ruangan tersebut hanya berisi rak buku dan lemari dalam kondisi rusak, tanpa penataan maupun koleksi bacaan yang memadai bagi warga.

Melihat potensi ruang tersebut, mahasiswa KKN-T IDBU 12 Kelompok 3 berinisiatif merombak total ruangan itu menjadi perpustakaan desa yang layak digunakan.

Perombakan meliputi penataan ulang ruangan, pengadaan rak buku baru, penambahan koleksi buku bacaan, hingga pembuatan berbagai media edukasi literasi berupa mading tematik yang mencakup literasi perpajakan, keuangan, kesehatan, hak cipta, serta pohon literasi.

Peresmian Perpustakaan Desa Tawangsari yang terlaksana pada Sabtu (25/7/2026), terdiri dari beberapa rangkaian yang diikuti oleh murid-murid SDN 02 Tawangsari dan MIM Tawangsari.

Baca juga:  Mahasiswa KKN MAs 125 Sosialisasikan Cara Klasifikasi Sampah di Seluruh SD Desa Jambai Makmur

Mulai dari pengenalan perpustakaan desa dan tata tertib, mengenali permainan tradisional, sesi bermain bersama, membaca buku dan penulisan impression, serta pembagian hadiah kepada anak-anak.

“Perpustakaannya menarik, bagus, dan ada permainan tradisionalnya juga, jadi bisa main!” ujar Farhan dan Syarif, murid-murid SDN 02 Tawangsari.

Salah satu kontribusi utama dalam program ini datang dari mahasiswi Akuntansi, Valiza Naura Anjari, yang merancang mading literasi keuangan sebagai pelengkap koleksi edukasi di perpustakaan tersebut.

Mading ini disusun dengan sasaran tiga kelompok masyarakat, yaitu anak-anak, rumah tangga, dan pelaku UMKM.

Baca juga:  Workshop Digital Marketing & QRIS: UMKM Desa Leyangan Siap Bersaing di Pasar Online

Untuk anak-anak, materi difokuskan pada edukasi cara menabung sejak dini. Bagi kelompok rumah tangga, mading membahas cara pengelolaan keuangan rumah tangga secara sederhana dan praktis.

Sementara untuk pelaku UMKM, materi disusun lebih spesifik berdasarkan tiga jenis usaha, yaitu usaha dagang, jasa, dan manufaktur, mengingat setiap jenis usaha memiliki pola pengelolaan keuangan yang berbeda.

Sebagai pendukung, mading ini dilengkapi dengan kode QR yang terhubung ke folder Google Drive. Di dalamnya, warga dapat mengunduh template spreadsheet pengelolaan keuangan sesuai kebutuhan masing-masing kelompok sasaran, lengkap dengan video tutorial penggunaannya.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UMP Sukses Ciptakan Varian Baru Keripik Pisang di Desa Doplang

Dengan begitu, warga tidak hanya membaca materi secara pasif, tetapi juga dapat langsung mempraktikkan pengelolaan keuangan mereka secara mandiri.

Program pembangunan Perpustakaan Desa Tawangsari ini diharapkan dapat terus dimanfaatkan warga secara berkelanjutan setelah masa KKN berakhir, baik sebagai sarana membaca maupun sebagai pusat edukasi literasi, khususnya literasi keuangan yang aplikatif bagi anak-anak, rumah tangga, dan pelaku UMKM di Desa Tawangsari.

 

Penulis: Valiza Naura Anjari, Mahasiswi Akuntansi, Kelompok 3 KKN-T IDBU 12 UNDIP

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA