Konektivitas Udara Semarang Kian Terbuka, Wings Air Resmi Layani Rute Semarang–Surabaya

Minggu, 21 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Transportasi udara di Jawa Tengah semakin bergairah. Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang kian sibuk melayani penumpang, seiring bertambahnya rute penerbangan domestik maupun internasional.

Terbaru, maskapai Wings Air resmi membuka penerbangan reguler Semarang–Surabaya pada Jumat, 19 September 2025.

Rute baru ini dilayani menggunakan pesawat ATR 72-600 dengan kapasitas 72 kursi kelas ekonomi.

Dengan konsep point-to-point, penumpang kini bisa menempuh perjalanan lebih cepat dan praktis tanpa harus transit di kota lain.

“Perjalanan menjadi lebih efisien dan nyaman. Kami ingin menghadirkan pengalaman terbang yang mudah dijangkau untuk masyarakat,” ujar Corporate Communications Strategic Wings Air, Danang Mandala Prihantoro.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gelar Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Piring dari Kulit Pisang dan Jeruk di Balai Desa Banyuringin

Penambahan rute Semarang–Surabaya menjadi angin segar bagi konektivitas Jawa Tengah. Semarang, yang dikenal sebagai pusat budaya dan perdagangan, kini semakin terhubung dengan kota-kota penting di Indonesia Timur seperti Lombok dan Labuan Bajo.

Danang menegaskan, penerbangan ini bukan hanya soal mobilitas penumpang, tetapi juga dorongan nyata bagi pertumbuhan ekonomi, perdagangan, hingga sektor pendidikan dan pariwisata.

“Kami berterima kasih kepada pemerintah pusat dan daerah atas dukungan penuh terhadap layanan penerbangan yang lebih mudah, aman, dan terjangkau,” tambahnya.

Rute domestik baru ini hadir tak lama setelah penerbangan internasional Semarang–Malaysia kembali aktif pada awal September.

Baca juga:  Mahasiswa KKN 25 UPGRIS dan Warga Desa Gebugan Wujudkan Gaya Hidup Sehat Melalui Kegiatan Senam Pagi Bersama

Dalam waktu dekat, rute Semarang–Singapura juga akan segera dibuka. Langkah ini menjadi bukti bahwa Bandara Ahmad Yani terus berkembang sebagai pintu gerbang Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menekankan pentingnya pengembangan bandara sebagai pusat investasi sekaligus pendorong ekonomi daerah.

“Bandara harus menjadi pintu masuk investasi dan peluang ekonomi baru bagi Jawa Tengah,” tegasnya.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah, Arief Djatmiko, menyebutkan bahwa Pemprov terus mendorong penguatan konektivitas transportasi, tidak hanya udara tetapi juga laut dan darat.

“Pelabuhan kita dorong untuk berkembang, kereta api juga terus diperkuat. Konektivitas ini menjadi kunci pertumbuhan daerah,” ungkapnya.

Baca juga:  Pemerintah Siapkan Mudik Gratis Nataru 2025/2026, Kuota Dipastikan Lebih Besar

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PBB Ingatkan Krisis Gaza Masih Berat Meski Fase Kedua Gencatan Senjata Dimulai
Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu
Kementerian PKP Pimpin Pemulihan Permukiman Pascabencana di Sumatra
Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis
KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS
RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka
Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana
Jawa Tengah Tancap Gas Menuju Swasembada Pangan 2026, Ini Strategi Besarnya

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 16:02 WIB

PBB Ingatkan Krisis Gaza Masih Berat Meski Fase Kedua Gencatan Senjata Dimulai

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:28 WIB

Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:18 WIB

Kementerian PKP Pimpin Pemulihan Permukiman Pascabencana di Sumatra

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:42 WIB

Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:35 WIB

RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka

Berita Terbaru