Mahasiswa KKN Tim II Undip Inovasikan Gummy Jamu Jammy, Olahan Jamu Modern dari UMKM Desa Pondok

waktu baca 3 menit
Sabtu, 15 Agu 2026 20:30 14 jatengvox

Jatengvox.com – Potensi jamu yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kecamatan Nguter mendorong mahasiswa KKN Reguler Tim II Universitas Diponegoro (Undip) untuk menghadirkan inovasi olahan jamu yang lebih modern dan menarik bagi masyarakat, khususnya anak-anak.

Melalui program kerja dari Program Studi Gizi Fakultas Kedokteran Undip, Sofia Nurkharisma Yusuf mengembangkan gummy jamu “Jammy”, bekerja sama dengan UMKM jamu milik Ibu Ngatinah di Desa Pondok.

Selama ini, produk jamu yang tersedia di UMKM Bu Ngatinah masih didominasi oleh olahan jamu dalam bentuk minuman.

Padahal, jamu memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi berbagai bentuk produk pangan yang lebih praktis dan sesuai dengan preferensi konsumen masa kini.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN mencoba melakukan diversifikasi produk dengan mengubah jamu menjadi permen gummy yang memiliki tekstur kenyal dan bentuk yang lebih menarik.

Inovasi “Jammy” dibuat dalam dua varian, yaitu beras kencur dan kunyit. Pemilihan kedua varian tersebut didasarkan pada jenis jamu yang telah familiar di masyarakat.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Tim IDBU 14 Undip Perkuat Promosi UMKM Desa Branjang Lewat Pendampingan Marketplace dan Digital Marketing

Beras kencur secara tradisional banyak dikonsumsi untuk membantu menjaga kebugaran dan dikenal sebagai salah satu jamu yang dapat meningkatkan selera makan.

Sementara itu, kunyit mengandung kurkuminoid yang memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi serta secara tradisional telah digunakan untuk membantu menjaga kesehatan pencernaan.

Dalam formulasi produk, madu digunakan sebagai pemanis, sehingga memberikan cita rasa manis yang lebih khas. Sementara itu, gelatin sapi halal digunakan sebagai bahan pembentuk tekstur gummy, sehingga menghasilkan tekstur kenyal yang menjadi karakteristik utama produk.

Pemilihan bentuk gummy juga menjadi salah satu strategi agar jamu dapat dikonsumsi dengan cara yang lebih menyenangkan, terutama bagi anak-anak yang kurang menyukai jamu dalam bentuk minuman.

Baca juga:  Kreatif! Mahasiswa KKN-T IDBU 15 Undip Gunakan Boardgame sebagai Media Sosialisasi Literasi Hukum dan Literasi Keuangan di Dua Sekolah Desa Banyudono

Menurut Ibu Ngatinah, pemilik UMKM jamu yang menjadi mitra dalam kegiatan ini, inovasi tersebut menjadi hal yang menarik karena dapat menjawab salah satu kendala dalam konsumsi jamu oleh anak-anak.

“Terima kasih sudah memberi inovasi karena banyak anak-anak yang suka beli jamu, tapi tidak suka diminum langsung. Jadi insyaAllah anak-anak bakal lebih senang dengan jamu yang dibuat permen ini,”ujar Ibu Ngatinah.

Keterlibatan UMKM Bu Ngatinah dalam pengembangan “Jammy” juga diharapkan dapat memberikan alternatif produk baru yang memiliki nilai tambah.

Jika selama ini jamu lebih dikenal dalam bentuk minuman tradisional, inovasi gummy jamu dapat menjadi salah satu pilihan pengembangan produk yang lebih beragam tanpa meninggalkan bahan dasar lokal yang telah menjadi ciri khas usaha.

Baca juga:  PNBP Minerba Tembus Rp56 Triliun, Hilirisasi Smelter MIND ID Jadi Motor Penggerak

Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi bentuk penerapan ilmu gizi dan pangan sekaligus upaya untuk mengembangkan potensi yang sudah dimiliki masyarakat Desa Pondok.

Sementara bagi UMKM, inovasi tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk mengembangkan variasi produk jamu sehingga memiliki daya tarik yang lebih luas, terutama bagi konsumen anak-anak dan generasi muda.

Melalui “Jammy”, jamu tidak hanya diperkenalkan sebagai minuman tradisional, tetapi juga sebagai produk pangan lokal yang dapat terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman.

Diharapkan inovasi ini dapat menjadi langkah awal bagi UMKM Bu Ngatinah untuk mengembangkan produk jamu dalam bentuk lain sekaligus memperkuat potensi jamu sebagai salah satu produk unggulan masyarakat Nguter.

 

 

Penulis: Sofia Nurkharisma Yusuf

Editor: Murni Anggita

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA