Optimalkan Potensi Ikan Lokal, KKN Tim II UNDIP Harsa Tegalontar 2026 Dorong Pemenuhan Gizi dan Pola Asuh Positif di Desa Tegalontar

waktu baca 2 menit
Senin, 10 Agu 2026 17:00 6 jatengvox

Jatengvox.com – Mencegah stunting tidak selalu harus dimulai dari langkah besar. Dari meja makan, pilihan bahan pangan yang bergizi dan terjangkau dapat menjadi bagian penting dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Melihat pentingnya pemenuhan gizi sekaligus pola asuh dalam keluarga, KKN Tim II UNDIP Harsa Tegalontar Tahun 2026 menghadirkan program sosial kemasyarakatan dengan tema Penguatan Edukasi Gizi, Pola Asuh Positif, dan Pemanfaatan Ikan Lokal melalui Posyandu sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Tegalontar.

Program ini mengintegrasikan aspek gizi, psikologi, dan ekonomi untuk mendukung pencegahan stunting secara menyeluruh, tidak hanya melalui makanan yang dikonsumsi anak, tetapi juga melalui kebiasaan pengasuhan dan kemampuan keluarga dalam memilih pangan bergizi dengan harga terjangkau.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Posko 13 Dorong Kelestarian Anyaman Keranjang Buah di Desa Ngelo Kulon

Melalui kegiatan Posyandu, masyarakat dikenalkan pada pemanfaatan ikan lokal sebagai sumber protein untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

Berbagai jenis ikan seperti kembung, tongkol, lele, dan patin dapat menjadi pilihan bahan pangan yang mudah ditemukan dan diolah dengan lebih variatif.

Mahasiswa turut menyusun alternatif menu berbahan dasar ikan serta memberikan informasi mengenai kandungan gizi dan manfaat konsumsi ikan bagi pertumbuhan anak.

Baca juga:  Mahasiswa KKN-T IDBU-07 Undip Susun Reportase Media Edukasi Literasi Informasi

Tidak berhenti pada aspek makanan, orang tua juga mendapatkan psikoedukasi positive parenting. Edukasi ini mengajak orang tua memahami pentingnya pola asuh yang responsif dan mendukung tumbuh kembang anak.

Salah satu hal yang turut dibahas adalah perilaku Gerakan Tutup Mulut (GTM) pada balita dan bagaimana orang tua dapat meresponsnya dengan lebih tepat.

Dari sisi ekonomi, keluarga juga diajak mempertimbangkan perbandingan harga dan nilai gizi berbagai jenis ikan. Dengan begitu, pilihan makanan sehat tidak harus selalu identik dengan harga mahal.

Melalui program ini, KKN Tim II UNDIP Harsa Tegalontar 2026 mendorong adanya upaya untuk mendukung tumbuh kembang anak sekaligus meningkatkan peran keluarga dalam memenuhi kebutuhan gizi dan pengasuhan anak.

Baca juga:  Dari Gerobak ke Genggaman, Tim KKN-T 74 Kenalkan Pemasaran Digital bagi UMKM Desa Purwosari

 

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA