Jatengvox.com – Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro (Undip) melaksanakan program kerja sosial kemasyarakatan berupa edukasi tentang pentingnya deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM) bagi masyarakat Desa Ngaren, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, (12/8/26).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Balai Desa Ngaren ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan serta mengenali faktor risiko PTM sejak dini.

Program edukasi ini diinisiasi oleh Erlina Lestiana Siburian, mahasiswa Program Studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro.
Edukasi berfokus pada empat topik kesehatan yang berkaitan dengan upaya pencegahan PTM, yaitu tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui pemberian informasi kesehatan yang mudah dipahami. Materi disampaikan secara interaktif dengan menggunakan bahasa sederhana dan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan mengenai pengertian tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat, tetapi juga diajak memahami faktor risiko, pentingnya deteksi dini, cara sederhana memahami hasil pemeriksaan, serta langkah yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan.
Penyampaian materi diawali dengan pembahasan mengenai Penyakit Tidak Menular (PTM) dan alasan pentingnya melakukan deteksi dini.
Peserta diberikan pemahaman bahwa beberapa kondisi kesehatan dapat berkembang tanpa menunjukkan gejala yang jelas pada tahap awal. Hal tersebut membuat seseorang terkadang merasa sehat meskipun memiliki faktor risiko tertentu.
Oleh karena itu, masyarakat perlu memiliki pengetahuan yang cukup untuk mengenali faktor risiko dan memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Materi kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat. Mahasiswa menjelaskan pengertian masing-masing kondisi, faktor yang dapat meningkatkan risiko, serta kebiasaan yang dapat dilakukan untuk membantu menjaga kesehatan.
Beberapa kebiasaan sehari-hari yang dibahas antara lain menjaga pola makan, melakukan aktivitas fisik secara rutin, menghindari kebiasaan merokok, mencukupi waktu istirahat, serta mengelola stres.
Peserta juga diberikan edukasi mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai salah satu upaya deteksi dini.

Dalam materi, mahasiswa menjelaskan secara sederhana bagaimana memahami hasil pemeriksaan dan apa yang dapat dilakukan apabila terdapat hasil yang perlu diperhatikan.
Peserta mengingatkan bahwa hasil pemeriksaan yang tidak normal tidak dapat digunakan untuk mendiagnosis penyakit secara mandiri, sehingga diperlukan konsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut.
Agar kegiatan tidak berlangsung satu arah, penyampaian materi diselingi dengan interaksi dan sesi tanya jawab.
Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan berdasarkan materi yang telah disampaikan.
Sesi tersebut membuat kegiatan menjadi lebih aktif karena peserta dapat menguji pemahaman sekaligus mendiskusikan hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.
Peserta yang aktif berpartisipasi dan berhasil menjawab pertanyaan mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi.
Selain materi mengenai PTM, mahasiswa juga memperkenalkan prinsip CERDIK sebagai panduan sederhana dalam menerapkan perilaku hidup sehat. CERDIK merupakan singkatan dari Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet sehat dan seimbang, Istirahat cukup, serta Kelola stres.
Prinsip tersebut diharapkan dapat membantu peserta mengingat berbagai kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan untuk menjaga kesehatan dan mengurangi faktor risiko PTM.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Tim II Undip berharap masyarakat Desa Ngaren dapat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan dan mengenali faktor risiko PTM sejak dini.
Edukasi yang diberikan diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penyuluhan, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui pola makan yang lebih sehat, aktivitas fisik yang cukup, menghindari kebiasaan merokok, menjaga waktu istirahat, serta mengelola stres dengan baik.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Ngaren untuk lebih peduli terhadap kesehatan.
Masyarakat juga diharapkan dapat memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan untuk melakukan pemeriksaan maupun berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila diperlukan, sehingga upaya menjaga kesehatan dan mencegah PTM dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Penulis: Erlina Lestiana Siburian, Mahasiswa KKN-R UNDIP Desa Ngaren 2026
Kontak media: Ig @kkn.desangaren
Editor: Murni Anggita
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
PILIHAN NOMINAL

Tidak ada komentar