Tingkatkan Keamanan Produksi, Mahasiswa Teknik Mesin Undip Edukasi K3 bagi Pelaku UMKM di Karangsari

waktu baca 2 menit
Minggu, 15 Feb 2026 17:32 30 Redaksi

Jatengvox.com – Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sering kali dianggap sebagai hal yang hanya berlaku di pabrik besar, padahal risiko kecelakaan kerja di lingkungan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga memerlukan perhatian serius.

Menyadari hal tersebut, Ardhian Amadeo Reswandra, mahasiswa Teknik Mesin Universitas Diponegoro (Undip), melaksanakan program pengabdian berupa peningkatan kesadaran K3 bagi pelaku UMKM di Kelurahan Karangsari, Kabupaten Kendal.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 14 hingga 15 Februari 2026 ini menyasar dua unit usaha kuliner lokal, yaitu UMKM Hawai Pizza dan UMKM Mr. Kus.

Baca juga:  Minyak Jelantah Disulap Jadi Lilin Aromaterapi, KKN UIN Walisongo Bikin Ibu-Ibu PKK Terinspirasi

Fokus utama dari sosialisasi ini adalah memberikan pemahaman mendalam mengenai risiko mekanis yang bersumber dari mesin pemipih adonan serta mixer, serta risiko termal yang muncul dari penggunaan oven maupun steamer dalam proses produksi.

Sebagai langkah nyata untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, Ardhian memberikan luaran berupa pengadaan dan pemasangan poster K3 di area produksi kedua UMKM tersebut.

Poster ini dirancang sebagai standar operasional prosedur (SOP) visual yang ditempatkan di titik strategis agar mudah terlihat oleh para pekerja saat mengoperasikan mesin.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Reguler 85 Posko 33 UIN Walisongo Semarang Ajak Santri Pagertoyo Giat Belajar Agama

Pemilik UMKM Hawai Pizza, Bu Dyah, menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, keberadaan instruksi visual sangat membantu meningkatkan kedisiplinan di dapur.

“Adanya poster K3 di titik strategis dekat mesin sangat membantu. Sekarang saya punya pengingat visual setiap kali akan menyalakan mixer atau membuka oven, jadi dapat lebih waspada dan tidak ceroboh lagi,” ujar Bu Dyah.

Sementara itu, Pak Kustoyo selaku pemilik UMKM Mr. Kus juga merasakan manfaat dari adanya standarisasi keselamatan di ruang produksinya.

“Terima kasih kepada mahasiswa KKN Undip yang sudah peduli dengan keamanan di dapur kami. Dengan adanya poster petunjuk keselamatan ini, saya merasa lebih tenang karena ada panduan yang jelas bagi pekerja agar selalu berhati-hati saat menggunakan mesin pemipih dan mixer,” ungkap Pak Kustoyo.

Baca juga:  Cara Daftar Coretax Bagi UMKM dalam 3 Menit: Langkah Mudah yang Tidak Pernah Kamu Duga!

Meskipun menghadapi tantangan berupa keterbatasan ruang yang menyulitkan penerapan tata letak kerja ergonomis secara ideal, program ini berhasil menanamkan pentingnya budaya keselamatan kerja.

Diharapkan melalui program ini, para pelaku UMKM di Kelurahan Karangsari semakin peka terhadap aspek K3 guna menjamin keselamatan pekerja.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA