Jatengvox.com – Dalam upaya mengedukasi masyarakat terhadap penyakit yang disebabkan serangga dan pentingnya pemanfaatan limbah dapur, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang telah melaksanakan pelatihan pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin anti serangga dan lilin aromaterapi.
Kegiatan ini dihadiri oleh ibu-ibu rumah tangga di Aula Desa Penawangan, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang pada Jumat, (22/8/2025).
Kegiatan ini dilakukan oleh Divisi Hubungan dan Pemberdayaan Masyarakat, dengan tujuan utama yaitu mengubah limbah dapur rumah tangga berupa minyak jelantah menjadi lilin anti serangga dan lilin aromaterapi.
Produk ini bermanfaat untuk mencegah serangga, mengharumkan ruangan, serta membuka peluang terbentuknya UMKM ramah lingkungan.
Tiga mahasiswa KKN UIN Walisongo yang menjadi pemateri, yakni Naura Yasmin, Saila Burhaniyatul, dan Indah Mega, memberikan instruksi mulai dari pengenalan bahan hingga tahapan pembuatan.

Tidak hanya teori, tetapi juga praktik langsung yang disambut antusias oleh para ibu rumah tangga.
Dalam pelaksanaannya, Ketua RT 03, Widariyanti, turut menghadiri kegiatan tersebut.
“Saya senang dengan kegiatan ini, bisa menjadi ilmu baru buat para ibu rumah tangga. Biasanya minyak jelantah hanya dibuang setelah dipakai, padahal bisa juga jadi pundi uang,” ujarnya.
Halimah, salah satu warga yang mengikuti kegiatan, juga menyampaikan kesannya.
“Kegiatan ini saya banyak tanya tadi. Yang bisa ngusir serangga ternyata selain sereh juga ada jeruk nipis. Lalu saya tanya untuk aromaterapinya bisa dari bahan dapur, dan mbak KKN tadi jawab bisa pakai kayu manis. Hebat mbak, saya jadi pengen buat lagi sendiri,” tuturnya.
Selama pelatihan minyak jelantah menjadi lilin ini, ada sesi tanya jawab yang tidak dibatasi jumlah pertanyaan, sehingga membuat kegiatan berlangsung aktif dan ramai.
Produk lilin yang berhasil dibuat pun dibagikan kepada para ibu yang hadir.
Mahasiswa KKN UIN Walisongo berharap melalui pelatihan ini para ibu dapat memanfaatkan limbah menjadi produk bernilai guna, sekaligus menjadi langkah awal dalam menjaga lingkungan di sekitar desa.
Penulis : Naura Yasmin