KKN UIN Walisongo Kenalkan Pelatihan Daur Ulang Minyak Jelantah jadi Lilin Anti Serangga dan Lilin Aromaterapi di Desa Penawangan

waktu baca 2 menit
Sabtu, 23 Agu 2025 13:28 14 Redaksi

Jatengvox.com – Dalam upaya mengedukasi masyarakat terhadap penyakit yang disebabkan serangga dan pentingnya pemanfaatan limbah dapur, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang telah melaksanakan pelatihan pemanfaatan minyak jelantah menjadi lilin anti serangga dan lilin aromaterapi.

Kegiatan ini dihadiri oleh ibu-ibu rumah tangga di Aula Desa Penawangan, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang pada Jumat, (22/8/2025).

Kegiatan ini dilakukan oleh Divisi Hubungan dan Pemberdayaan Masyarakat, dengan tujuan utama yaitu mengubah limbah dapur rumah tangga berupa minyak jelantah menjadi lilin anti serangga dan lilin aromaterapi.

Baca juga:  Semangat 17 Agustus di Dusun Krasak: Pawai Spektakuler, KKN Posko 86 UIN Walisongo Turut Sukseskan Dusun Krasak

Produk ini bermanfaat untuk mencegah serangga, mengharumkan ruangan, serta membuka peluang terbentuknya UMKM ramah lingkungan.

Tiga mahasiswa KKN UIN Walisongo yang menjadi pemateri, yakni Naura Yasmin, Saila Burhaniyatul, dan Indah Mega, memberikan instruksi mulai dari pengenalan bahan hingga tahapan pembuatan.

Hasil karya para ibu desa Penawangan dari pemanfaatan minyak jelantah, jadi produk lilin anti serangga dan lilin aromaterapi

Tidak hanya teori, tetapi juga praktik langsung yang disambut antusias oleh para ibu rumah tangga.

Dalam pelaksanaannya, Ketua RT 03, Widariyanti, turut menghadiri kegiatan tersebut.

Baca juga:  KKN UIN Walisongo Semarang Posko 41 Ikut Lestarikan Tradisi Macanan di Dusun Wirogomo

“Saya senang dengan kegiatan ini, bisa menjadi ilmu baru buat para ibu rumah tangga. Biasanya minyak jelantah hanya dibuang setelah dipakai, padahal bisa juga jadi pundi uang,” ujarnya.

Halimah, salah satu warga yang mengikuti kegiatan, juga menyampaikan kesannya.

“Kegiatan ini saya banyak tanya tadi. Yang bisa ngusir serangga ternyata selain sereh juga ada jeruk nipis. Lalu saya tanya untuk aromaterapinya bisa dari bahan dapur, dan mbak KKN tadi jawab bisa pakai kayu manis. Hebat mbak, saya jadi pengen buat lagi sendiri,” tuturnya.

Baca juga:  KKN MB Posko 60 Ajak Siswa SDN Truko Belajar Menabung Sejak Dini Lewat Sosialisasi Ayo Menabung

Selama pelatihan minyak jelantah menjadi lilin ini, ada sesi tanya jawab yang tidak dibatasi jumlah pertanyaan, sehingga membuat kegiatan berlangsung aktif dan ramai.

Produk lilin yang berhasil dibuat pun dibagikan kepada para ibu yang hadir.

Mahasiswa KKN UIN Walisongo berharap melalui pelatihan ini para ibu dapat memanfaatkan limbah menjadi produk bernilai guna, sekaligus menjadi langkah awal dalam menjaga lingkungan di sekitar desa.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA