Wamendiktisaintek Tekankan Urgensi Pendidikan Riset untuk Daya Saing Bangsa

Jumat, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie menegaskan bahwa penguatan fondasi pendidikan sejak dini menjadi langkah strategis untuk menyiapkan generasi Indonesia menghadapi tantangan global.

Menurutnya, kualitas pendidikan sejak jenjang awal adalah dasar agar peserta didik dapat terus berkembang hingga perguruan tinggi.

“Pendidikan tinggi, sains, dan teknologi adalah fondasi krusial untuk pertumbuhan ekonomi. Universitas yang berorientasi riset terbukti mampu melahirkan inovasi, memperkuat daya saing, bahkan membuka lapangan kerja baru,” ujar Stella dalam keterangan resminya, pada Kamis, 25 September 2025.

Baca juga:  Penerjunan KKN Tematik UPGRIS 2025 Resmi Dimulai di Desa Gondoriyo, Bergas Semarang

Stella menilai, Indonesia perlu segera bertransformasi dari sekadar teaching university menjadi research university jika ingin sejajar dengan negara maju.

Investasi dalam penelitian, katanya, adalah jalan keluar dari jebakan pendapatan menengah.

“Indonesia harus serius berinvestasi pada riset agar mampu naik kelas menjadi negara maju,” tegasnya.

Ia mencontohkan universitas riset dunia seperti Stanford University yang ekosistem akademiknya mampu menciptakan inovasi dengan nilai ekonomi fantastis, mencapai 2,7 triliun dolar AS per tahun.

Hal serupa juga terlihat di Massachusetts Institute of Technology (MIT), University of Kansas, hingga Tsinghua University di Tiongkok.

Baca juga:  OJK Tantang Lembaga Keuangan Bersaing dengan Rentenir, Dorong Akses Pembiayaan yang Cepat dan Terjangkau

Menurut Stella, kualitas dosen dan tenaga pengajar menjadi faktor penting dalam perjalanan menuju universitas riset.

Dosen bukan hanya dituntut menghasilkan penelitian, tetapi juga menanamkan pola pikir riset (research mindset) kepada mahasiswa.

“Universitas tidak hanya mencetak peneliti, tetapi juga melahirkan lulusan dengan cara berpikir riset yang bisa menjadi inovator di berbagai sektor industri, meski tidak bekerja langsung di bidang penelitian,” ujarnya.

Stella menekankan, pengalaman negara lain menunjukkan bahwa pendidikan riset menjadi pilar pertumbuhan ekonomi berbasis pengetahuan.

Jika Indonesia mampu membangun ekosistem serupa, kontribusi universitas terhadap inovasi dan industri akan semakin nyata.

Baca juga:  Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman di Tengah Banjir Pantura Jawa Tengah

“Ke depan, pendidikan harus benar-benar dilihat sebagai investasi strategis, bukan sekadar kewajiban negara. Inilah jalan agar Indonesia bisa berdiri sejajar dengan bangsa lain,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi
Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial
Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam
Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025
Embung Plosorejo Sragen Diresmikan, 50 Hektare Sawah Kini Punya Cadangan Air Saat Kemarau
Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman
Menag Nasaruddin Umar Soroti Penguatan SDM, Pendidikan Ekonomi Syariah Jadi Kunci Daya Saing Global
Revitalisasi Website Desa Leyangan, Upaya Mahasiswa KKN UPGRIS Menguatkan Informasi dan Promosi Potensi Desa

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 15:39 WIB

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi

Senin, 9 Maret 2026 - 06:06 WIB

Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:46 WIB

Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:17 WIB

Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:28 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman

Berita Terbaru