Pertamina Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman di Tengah Banjir Pantura Jawa Tengah

waktu baca 2 menit
Sabtu, 17 Jan 2026 12:30 28 jatengvox

Jatengvox.com – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah tidak mengganggu pasokan energi bagi masyarakat.

Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG tetap berjalan aman dan terkendali, meskipun beberapa jalur utama sempat terendam air.

Wilayah terdampak banjir meliputi Jepara, Kudus, dan Pati. Sementara itu, genangan air juga terjadi di sejumlah jalur suplai strategis, seperti Demak–Semarang serta lintas Kudus–Jepara–Juwana. Kondisi tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran masyarakat terkait kelancaran distribusi BBM dan LPG.

Baca juga:  Gema Syiar Di Bumi Lerep: Catatan Syahdu Perayaan Akhirusanah dan Pawai Budaya

Menghadapi situasi tersebut, Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian pola distribusi harian.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi, terutama di wilayah terdampak banjir.

Area Manager Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, menyampaikan bahwa perusahaan terus melakukan pemantauan kondisi lapangan secara intensif.

Menurutnya, pengaturan distribusi menjadi kunci agar pasokan tetap aman di tengah tantangan cuaca ekstrem.

“Kami melakukan pengaturan distribusi dan mitigasi di lapangan secara berkelanjutan,” ujar Taufiq dalam keterangannya, Sabtu, 17 Januari 2026.

Baca juga:  Bisnis Skincare 2026: Mengapa Jasa Maklon Skincare Efba Group Adalah Kunci Scale-Up Instan Brand Anda

Salah satu strategi yang diterapkan adalah mengalihkan jalur distribusi ke rute alternatif.

Jalur Grobogan–Mranggen dioptimalkan untuk menghindari titik-titik genangan yang berpotensi menghambat mobilisasi armada.

Selain pengalihan jalur, Pertamina juga menyesuaikan waktu pengiriman. Mobil tangki BBM diprioritaskan menuju wilayah terdampak banjir dan dijadwalkan beroperasi pada dini hari.

Langkah ini dilakukan untuk menghindari kepadatan lalu lintas serta meminimalkan risiko keterlambatan distribusi.

“Kami mengoptimalkan jalur alternatif Grobogan–Mranggen untuk menghindari genangan. Upaya ini dilakukan agar pasokan tetap berjalan dengan aman dan lancar,” jelas Taufiq.

Kebijakan tersebut dinilai efektif menjaga distribusi BBM tetap stabil, terutama di SPBU yang melayani kebutuhan masyarakat dan aktivitas darurat di wilayah terdampak.

Baca juga:  Mahasiswa KKN 13 UPGRIS Kenalkan Inovasi Lilin Aromaterapi dari Limbah Rumah Tangga

Tidak hanya BBM, Pertamina juga menyiapkan tambahan pasokan LPG tabung 3 kilogram guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat selama masa banjir. Penambahan ini difokuskan pada wilayah Jepara, Kudus, dan Pati.

Rinciannya, sebanyak 33.600 tabung LPG 3 kg dialokasikan untuk Kabupaten Jepara. Kabupaten Kudus menerima tambahan 29.080 tabung, sementara Kabupaten Pati mendapatkan pasokan ekstra sebanyak 37.520 tabung.

Taufiq menegaskan bahwa penambahan tersebut bersifat fakultatif dan dilakukan untuk menjaga ketersediaan stok sekaligus stabilitas harga di tingkat konsumen.

“Dengan pasokan yang mencukupi, masyarakat diharapkan tetap dapat memperoleh LPG sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET),” ujarnya.

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA