Transformasi Komunikasi Pemerintah: Komdigi Tekankan Peran Vital Diskominfo Daerah

Kamis, 13 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia menekankan pentingnya peran Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) di daerah sebagai motor penggerak tata kelola pemerintahan digital.

Melalui sosialisasi Peraturan Menteri Kominfo Nomor 4 Tahun 2024 di Lorin Solo Hotel, Surakarta, Rabu (12/11/2025), Staf Khusus Wakil Menteri Komdigi RI, Riant Nugroho, memaparkan konsep yang ia sebut sebagai “mantra penjinak naga”—sebuah metafora tentang bagaimana Kominfo dapat menjinakkan kompleksitas birokrasi dan memperkuat kepemimpinan daerah.

Menurut Riant, keberhasilan suatu daerah sangat ditentukan oleh kemampuan kepala daerah dalam memimpin, dan keberhasilan itu bergantung pada sinergi bersama Diskominfo.

“Daerah bisa berhasil kalau kepala daerahnya berhasil, dan kunci keberhasilan kepala daerah adalah Kepala Dinas Kominfo. Karena mereka yang memegang data, informasi, dan kemampuan membangun opini publik,” ujarnya.

Baca juga:  Mahasiswa KKN-T 12 UNDIP Tekan Budaya Bakar Sampah Melalui Edukasi Eco-Enzyme

Dalam paparannya, Riant menggambarkan Kepala Dinas Kominfo sebagai figur strategis—bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga penyedia data dan penentu arah komunikasi publik.

Ia menegaskan bahwa Kominfo harus menjadi “ensiklopedia berjalan” bagi pimpinan daerah.

“Gubernur atau bupati memerlukan data yang komprehensif, real-time, dan siap pakai. Kominfo-lah yang harus memastikan semua informasi itu tersedia dan dapat diandalkan,” tegasnya.

Namun, Riant juga menekankan bahwa Kominfo bukan lembaga yang berdiri di atas instansi lain, melainkan perekat yang membuat seluruh sistem pemerintahan bekerja harmonis.

“Kepala Dinas Kominfo harus menjadi generalis yang spesialis dan spesialis yang generalis. Ia melayani dan mengikat, bukan menjadi yang paling penting, tapi memastikan semuanya berjalan bersama,” tuturnya.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Ajak Siswa SDN Beji 01 Belajar Coding Lewat Permainan Seru

Lebih jauh, Riant menyinggung pentingnya kepemimpinan tingkat lima, sebagaimana dijelaskan oleh Jim Collins—pemimpin yang hebat karena kompetensinya sekaligus rendah hati dalam melayani.

“Organisasi akan kuat jika dipimpin dengan kemampuan dan kerendahan hati,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh aparatur Kominfo di daerah untuk mengubah paradigma komunikasi pemerintah.

Di era digital saat ini, kata Riant, pemerintah tidak cukup hanya menguasai informasi, tetapi harus mampu menjalin hubungan dengan publik secara partisipatif dan manusiawi.

“Metode sosialisasi konvensional sudah tidak lagi memadai. Gunakan pendekatan komunikasi yang membangun kedekatan, bukan sekadar penyampaian pesan,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Riant menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Aparatur Kominfo, menurutnya, tidak bisa bekerja sendirian.

Baca juga:  Mahasiswa Teknik Sipil UNDIP Rancang Desain 3D Fasilitas Penunjang CFD di Kelurahan Karangsari

“Menyelesaikan sesuatu dengan dan melalui orang lain—itulah cara kerja di era digital. Semua harus terhubung, semua harus berjejaring,” katanya.

Pandangan tersebut mendapat sambutan positif dari Ketua CEO Paguyuban Kepala Dinas Kominfo Jawa Tengah, Gotri Wijianto, yang menilai semangat dalam Permenkominfo Nomor 4 Tahun 2024 sejalan dengan prinsip open government dan digital transformation.

Gotri mencontohkan penerapan nyata di Kabupaten Temanggung, di mana empat pilar utama pemerintahan digital—keterbukaan publik, Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Satu Data Indonesia, dan Smart City—telah diintegrasikan dalam satu layanan digital.

“Pondasinya dimulai dari desa, karena desa memiliki data dasar pelayanan publik,” jelasnya.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi
Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial
Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam
Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025
Embung Plosorejo Sragen Diresmikan, 50 Hektare Sawah Kini Punya Cadangan Air Saat Kemarau
Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman
Menag Nasaruddin Umar Soroti Penguatan SDM, Pendidikan Ekonomi Syariah Jadi Kunci Daya Saing Global
Revitalisasi Website Desa Leyangan, Upaya Mahasiswa KKN UPGRIS Menguatkan Informasi dan Promosi Potensi Desa

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 15:39 WIB

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi

Senin, 9 Maret 2026 - 06:06 WIB

Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:46 WIB

Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:17 WIB

Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:28 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman

Berita Terbaru