SNBP 2026 Resmi Dimulai Akhir Desember, Sekolah dan Siswa Perlu Bersiap dari Sekarang

Minggu, 28 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Rangkaian Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 segera dimulai. Tahapan awal akan dibuka pada akhir Desember 2025, diawali dengan pengumuman kuota sekolah.

Informasi ini menjadi penting bagi sekolah, guru, dan siswa kelas XII yang berencana melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi.

SNBP dikenal sebagai jalur seleksi tanpa tes tertulis di kampus, sehingga kesiapan administrasi dan kelengkapan data menjadi kunci utama. Kesalahan kecil dalam pengisian data bisa berdampak besar pada peluang siswa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengumuman Kuota Jadi Tahap Awal SNBP 2026

Tahapan SNBP 2026 diawali dengan pengumuman kuota sekolah yang akan disampaikan pada 29 Desember 2025.

Kuota ini menentukan jumlah siswa yang dapat dinyatakan eligible atau berhak mendaftar SNBP dari masing-masing sekolah.

Baca juga:  Kemenhaj Siapkan Pelatihan Intensif Petugas Haji 2026 untuk Tingkatkan Layanan Jamaah

Setelah pengumuman kuota, sekolah masih memiliki kesempatan mengajukan sanggahan apabila ditemukan ketidaksesuaian data. Masa sanggah dibuka mulai 29 Desember 2025 hingga 15 Januari 2026.

Jadwal Lengkap SNBP 2026

Agar tidak terlewat satu pun tahapan penting, berikut rangkaian jadwal SNBP 2026 yang perlu dicermati oleh sekolah dan siswa:

Pengumuman kuota sekolah: 29 Desember 2025

Masa sanggah kuota: 29 Desember 2025 – 15 Januari 2026

Registrasi akun SNPMB sekolah: 5 – 26 Januari 2026

Pengisian PDSS oleh sekolah: 5 Januari – 2 Februari 2026

Registrasi akun SNPMB siswa: 12 Januari – 18 Februari 2026

Pendaftaran SNBP: 3 – 18 Februari 2026

Pengumuman hasil SNBP: 31 Maret 2026

Baca juga:  BSI Perkuat UMKM Lewat Ekosistem Halal dan Pembiayaan Syariah Digital

Masa unduh kartu peserta: 3 Februari – 30 April 2026

Tahapan ini bersifat berurutan. Artinya, sekolah harus lebih dulu memiliki akun SNPMB sebelum dapat mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

Ketentuan Kuota Sekolah SNBP 2026

Besaran kuota SNBP ditentukan berdasarkan akreditasi sekolah. Pada SNBP 2026, terdapat kebijakan tambahan kuota bagi sekolah yang menggunakan e-Rapor dalam pengisian PDSS.

Berikut rincian kuota SNBP 2026:

Akreditasi A: 40 persen siswa terbaik

Akreditasi B: 25 persen siswa terbaik

Akreditasi C dan lainnya: 5 persen siswa terbaik

Sekolah yang memanfaatkan e-Rapor akan mendapatkan tambahan kuota sebesar 5 persen, sehingga peluang siswa eligible menjadi lebih besar.

Siapa Saja yang Bisa Mendaftar SNBP 2026?

Tidak semua siswa kelas XII bisa langsung mendaftar SNBP. Hanya siswa yang masuk kategori eligible yang diperbolehkan mengikuti seleksi ini.

Baca juga:  FITK UIN Walisongo Semarakkan Hari Santri Nasional lewat Khataman Al-Qur’an dalam Rangka Fataguration 2025

Adapun ketentuan siswa eligible SNBP 2026 meliputi:

Termasuk dalam daftar siswa terbaik sesuai kuota sekolah

Memiliki nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 yang dikeluarkan Kemendikdasmen

Data nilai dan identitas telah terinput lengkap di PDSS

Selain itu, siswa wajib memiliki akun SNPMB sendiri sebagai syarat utama pendaftaran SNBP.

Berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, keterlambatan pengisian PDSS sering menjadi kendala utama. Padahal, kesalahan atau keterlambatan dari pihak sekolah bisa menghambat siswa yang sebenarnya berprestasi.

Karena itu, koordinasi antara pihak sekolah, guru, dan siswa perlu dilakukan sejak awal. Sosialisasi internal dan pengecekan data secara berkala menjadi langkah sederhana namun krusial.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

90 Persen Lulusan SMK di Jawa Tengah Terserap Industri, Gubernur Luthfi Dorong Penguatan Sekolah Vokasi
Gus Yasin Dorong Gerakan Wakaf Sosial untuk Perkuat Ekonomi Umat di Jawa Tengah
Menjelang Mudik Lebaran 2026, Sopir Bus di Jawa Tengah Jalani Cek Kesehatan Gratis
Mahasiswa UNS Sampaikan Aspirasi Langsung ke Wagub Jateng Taj Yasin Usai Kuliah Ramadan
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Minta Pemkab Pekalongan Tetap Maksimalkan Pelayanan Publik di Tengah Dinamika Pemerintahan
Pemprov Jateng Siapkan Rp6 Miliar untuk THR 13 Ribu PPPK Paruh Waktu, Cair 13 Maret
DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi
Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:36 WIB

90 Persen Lulusan SMK di Jawa Tengah Terserap Industri, Gubernur Luthfi Dorong Penguatan Sekolah Vokasi

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:02 WIB

Gus Yasin Dorong Gerakan Wakaf Sosial untuk Perkuat Ekonomi Umat di Jawa Tengah

Kamis, 12 Maret 2026 - 06:16 WIB

Menjelang Mudik Lebaran 2026, Sopir Bus di Jawa Tengah Jalani Cek Kesehatan Gratis

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:44 WIB

Mahasiswa UNS Sampaikan Aspirasi Langsung ke Wagub Jateng Taj Yasin Usai Kuliah Ramadan

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:22 WIB

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Minta Pemkab Pekalongan Tetap Maksimalkan Pelayanan Publik di Tengah Dinamika Pemerintahan

Berita Terbaru