Tingkatkan Kesadaran Lingkungan, KKN UIN Walisongo Posko 05 Gelar Seminar Ekologi di Desa Pamriyan

Jumat, 22 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Moderasi Beragama Posko 05 UIN Walisongo menyelenggarakan Seminar Ekologi pada Kamis, 21 Agustus 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat desa terhadap pentingnya menjaga ekosistem dan merawat lingkungan demi keberlanjutan kehidupan generasi mendatang.

Seminar ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat Desa Pamriyan, termasuk kepala desa beserta perangkatnya, tokoh masyarakat, pemuda, pelajar, serta mahasiswa peserta KKN.

Jumlah peserta yang hadir mencapai kurang lebih 75 orang, menunjukkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat setempat dalam mengikuti rangkaian acara tersebut.

Hadir pula beberapa tamu undangan dari lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang lingkungan hidup. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dengan pembukaan yang dipandu oleh Ketua Tim KKN Moderasi Beragama Posko 05 UIN Walisongo Semarang.

Dalam sambutannya, ketua tim menegaskan pentingnya kolaborasi antara akademisi dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam.

Beliau menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat mengenai pemeliharaan ekosistem sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

Baca juga:  Kemenkes Buka Pendaftaran Beasiswa SDMK 2025, Simak Syarat dan Cara Daftarnya

Selanjutnya, Kepala Desa Pamriyan memberikan sambutan yang berisi dukungan penuh terhadap inisiatif ini.

Beliau menegaskan bahwa pelestarian lingkungan merupakan hal krusial yang harus menjadi prioritas dalam pembangunan desa.

Kepala desa juga mengajak seluruh warga untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan dan mengadopsi pola hidup yang ramah lingkungan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh pemateri utama, Saudara Saiful Anwar, seorang ahli ekologi dan praktisi lingkungan yang berpengalaman.

Saiful Anwar membuka pemaparannya dengan menjelaskan konsep dasar ekologi, termasuk pengertian ekosistem, komponen-komponennya, serta hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan lingkungan.

Penjelasan disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami dengan dukungan media presentasi visual.

Saiful Anwar kemudian memaparkan berbagai ancaman yang saat ini dihadapi oleh ekosistem di Indonesia, seperti deforestasi, polusi, perubahan iklim, dan eksploitasi sumber daya alam yang tidak terkendali.

Beliau menyampaikan data dan fakta terkait kerusakan lingkungan yang terjadi dan dampaknya terhadap kesehatan manusia, keseimbangan alam, serta ketersediaan sumber daya bagi generasi yang akan datang.

Baca juga:  Dosen UMS Dampingi Ibu-ibu PKK Atur Keuangan Keluarga Secara Bijak

Dalam materi berikutnya, pemateri mengupas bagaimana prinsip-prinsip ekologi dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari warga desa.

Contohnya adalah bagaimana melakukan pengelolaan sampah rumah tangga secara efektif dan ramah lingkungan, pentingnya penghijauan dan penanaman pohon, pelestarian sungai serta penguatan kesadaran terhadap pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Saiful Anwar juga menekankan peran penting generasi muda dan akademisi dalam menjaga keberlanjutan ekosistem melalui berbagai inovasi dan aksi nyata.

Beliau memberikan contoh program-program keberhasilan di daerah lain yang dapat diterapkan di Desa Pamriyan, seperti bank sampah, edukasi lingkungan di sekolah, serta pelibatan masyarakat dalam konservasi sumber daya alam.

Sesi tanya jawab berlangsung sangat interaktif dengan banyak peserta yang mengajukan berbagai pertanyaan dan masukan.

Beberapa peserta menanyakan strategi pelaksanaan pengelolaan sampah organik yang tepat di lingkungan pedesaan, cara mengatasi polusi limbah pertanian, serta langkah-langkah konservasi air yang efektif.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Angkatan 85 Posko 12 Gelar Pelatihan Pembuatan Sabun dari Larutan Eco-Enzyme

Pemateri memberikan jawaban komprehensif dengan ilustrasi dan tips praktis yang dapat segera diterapkan.

Diskusi tersebut juga menghasilkan beberapa kesepakatan awal antara Tim KKN dengan masyarakat desa, seperti rencana kerja bersama untuk mengadakan kegiatan penghijauan di area-area kritis, pembentukan kelompok sadar lingkungan, serta pelatihan-pelatihan lanjutan mengenai pengelolaan lingkungan yang ramah dan berkelanjutan.

Acara seminar berakhir pada pukul 12.00 WIB dengan penutupan yang dipimpin oleh Ketua Tim KKN.

Dalam penutupannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pihak terkait yang telah mendukung suksesnya acara.

Beliau mengajak masyarakat untuk menjadikan ilmu yang diperoleh sebagai pondasi untuk perubahan positif dalam menjaga ekosistem Desa Pamriyan.

Selama pelaksanaan seminar, protokol kesehatan tetap diterapkan dengan ketat guna memastikan keselamatan semua peserta.

Dokumentasi lengkap berupa foto, video, serta daftar hadir telah dicatat dan disimpan sebagai bukti pelaksanaan kegiatan serta bahan evaluasi dan laporan selanjutnya.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo dan Raja Charles III Sepakat Perkuat Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia
Infrastruktur Dinilai Jadi Kunci Pariwisata Nasional, DPR Minta Kemenpar Evaluasi Strategi Promosi
Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Dapat Lampu Hijau, KPK Tegaskan Status Hukum Bersih
Risma Ardhi Chandra Resmi Jalankan Tugas sebagai Plt Bupati Pati
Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang
Tingkatkan Higienitas Peserta Didik, Mahasiswa KKN UPGRIS Gelar Praktik Edukasi Cuci Tangan di TK Al-Hidayah 7 Palebon
Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Sukses Bangsa di Era Teknologi
Pelayanan Publik di Pati Dipastikan Tetap Berjalan Usai OTT KPK, Wagub Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Integritas

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:19 WIB

Prabowo dan Raja Charles III Sepakat Perkuat Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:57 WIB

Infrastruktur Dinilai Jadi Kunci Pariwisata Nasional, DPR Minta Kemenpar Evaluasi Strategi Promosi

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:31 WIB

Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Dapat Lampu Hijau, KPK Tegaskan Status Hukum Bersih

Kamis, 22 Januari 2026 - 05:22 WIB

Risma Ardhi Chandra Resmi Jalankan Tugas sebagai Plt Bupati Pati

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:26 WIB

Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang

Berita Terbaru