Pelayanan Publik di Pati Dipastikan Tetap Berjalan Usai OTT KPK, Wagub Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Integritas

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Pati tetap berjalan normal pascakejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Pati, Sudewo.

Menurut Taj Yasin, hingga saat ini tidak ada gangguan dalam pelayanan kepada masyarakat.

Aktivitas pemerintahan di tingkat daerah tetap berlangsung sebagaimana mestinya, termasuk layanan administrasi dan penanganan persoalan sosial di lapangan.

“Pelayanan publik harus tetap berjalan. Kepentingan masyarakat tidak boleh terganggu oleh proses hukum yang sedang berjalan,” ujarnya di Wisma Perdamaian, Semarang, Selasa (20/1/2026).

Baca juga:  Koperasi Merah Putih Metuk Boyolali Diresmikan, Jadi Simbol Ekonomi Gotong Royong Desa

Menanggapi OTT yang menyeret kepala daerah di Pati tersebut, Taj Yasin mengaku baru mengetahui informasi itu dari pemberitaan media.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menghormati sepenuhnya langkah-langkah hukum yang dilakukan oleh KPK.

“Kami baru mendengar dari media. Kita tunggu penjelasan resmi dari KPK dan menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan,” kata pria yang akrab disapa Gus Yasin ini.

Ia menekankan bahwa proses hukum merupakan kewenangan lembaga penegak hukum dan harus dijalankan secara independen tanpa intervensi dari pihak mana pun.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Yasin juga menyampaikan pesan tegas kepada seluruh kepala daerah di Jawa Tengah agar menjaga integritas dan menjauhi praktik korupsi dalam bentuk apa pun.

Baca juga:  KKN UPGRIS Kelompok 38 Adakan Sosialisasi Anti-Bullying di MI Ma’arif Watuagung

“Mari bersama-sama menjaga amanah rakyat. Jangan sampai ada tindakan korupsi yang justru merugikan masyarakat dan mencoreng kepercayaan publik,” tegasnya.

Menurutnya, integritas pejabat publik menjadi kunci utama dalam membangun pemerintahan yang bersih dan dipercaya masyarakat.

Selain menyoroti situasi pemerintahan, Taj Yasin juga memastikan penanganan banjir di Kabupaten Pati tetap dilakukan secara optimal.

Ia menegaskan, seluruh kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir, mulai dari pasokan makanan hingga layanan kesehatan, tetap terpenuhi.

“Pasokan logistik, obat-obatan, dan layanan kesehatan tetap berjalan. Jangan sampai ada masyarakat yang terabaikan,” ujarnya.

Baca juga:  Tim KKN UIN Walisongo Posko 18 Salurkan Lebih dari 20 Mushaf Al-Qur’an untuk TPQ di Desa Pidodowetan

Pemprov Jateng, kata dia, telah menurunkan petugas dari Dinas Kesehatan untuk menangani kelompok rentan, seperti lansia, ibu hamil, hingga warga yang mengalami sakit serius, termasuk stroke.

Untuk memastikan seluruh aduan masyarakat tertangani, Gus Yasin mengimbau warga memanfaatkan aplikasi Jateng Ngopeni Nglakoni sebagai kanal pengaduan resmi.

Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat melaporkan kebutuhan mendesak maupun kondisi darurat yang dialami di lapangan.

“Aplikasi ini kami siapkan agar masyarakat bisa langsung mendapatkan respons cepat dari pemerintah,” tandasnya.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Simperum Jateng Terintegrasi dengan Kementerian PKP, Percepat Penanganan RTLH dan Backlog Perumahan
Kemenag Pastikan Gaji Pegawai yang Dialihkan ke Kemenhaj Aman hingga Januari 2026, SKPP Terkendala SK Pengangkatan
Relokasi 900 Rumah Terdampak Tanah Gerak di Jateng Dipercepat, Pemprov Siapkan Lahan Aman dan Hunian Sementara
Jelang Ramadan dan Lebaran 2026, Gubernur Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Harga Pangan Tetap Stabil
Zero ODOL Berlaku Januari 2027, Pemerintah Siap Tertibkan Truk Overload Demi Keselamatan dan Infrastruktur
Target Satu Desa Satu Perpustakaan, Bunda Literasi Jateng Dorong Gerakan Baca hingga Akar Rumput
Pemerintah Perbarui Data PBI BPJS Kesehatan, Akses Layanan Warga Rentan Tetap Dijamin
Pantau Harga Jelang Ramadan, Mendag Pastikan Pasokan Pangan Aman di Pasar Sukoharjo

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 07:36 WIB

Simperum Jateng Terintegrasi dengan Kementerian PKP, Percepat Penanganan RTLH dan Backlog Perumahan

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:05 WIB

Kemenag Pastikan Gaji Pegawai yang Dialihkan ke Kemenhaj Aman hingga Januari 2026, SKPP Terkendala SK Pengangkatan

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:33 WIB

Relokasi 900 Rumah Terdampak Tanah Gerak di Jateng Dipercepat, Pemprov Siapkan Lahan Aman dan Hunian Sementara

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:45 WIB

Jelang Ramadan dan Lebaran 2026, Gubernur Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Harga Pangan Tetap Stabil

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:02 WIB

Target Satu Desa Satu Perpustakaan, Bunda Literasi Jateng Dorong Gerakan Baca hingga Akar Rumput

Berita Terbaru