Ratu Máxima Kunjungi Istana Negara, Prabowo Sambut dengan Cendera Mata Nusantara

Jumat, 28 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Penasihat Khusus Sekjen PBB bidang Kesehatan Keuangan, Ratu Máxima, berlangsung hangat di Istana Negara, Jakarta. Usai berdiskusi mengenai berbagai isu keuangan inklusif, keduanya terlibat dalam momen simbolis: pertukaran cendera mata yang menggambarkan persahabatan panjang Indonesia dan Belanda.

Ratu Máxima hadir bukan sebagai anggota keluarga kerajaan, tetapi menjalankan tugasnya sebagai penasihat khusus PBB—peran yang melekat pada latar belakangnya sebagai ahli keuangan sebelum menikah dengan Raja Willem Alexander.

Presiden Prabowo menyiapkan tiga cendera mata yang sarat makna budaya. Pertama, sebuah vas khas Pesisir Utara Jawa, yang dikenal dengan sentuhan seni pesisirnya yang kuat.

Baca juga:  Target Satu Desa Satu Perpustakaan, Bunda Literasi Jateng Dorong Gerakan Baca hingga Akar Rumput

Kedua, selembar batik sutra handmade motif Boketan dari Pekalongan—motif klasik yang melambangkan keanggunan dan tradisi panjang perbatikan Jawa. Terakhir, sebuah miniatur rumah adat tradisional dari Sulawesi.

Prabowo sendiri yang menjelaskan asal-usul barang-barang tersebut kepada Ratu Máxima, menunjukkan perhatian sekaligus kebanggaan terhadap identitas budaya Indonesia.

Ratu Máxima membalas dengan memberikan buku fotografi bertajuk Between The Sea & The Sky, karya Jimmy Nelson.

Buku ini dikenal memuat potret budaya dan masyarakat dunia, sebuah bingkisan yang terasa pas mengingat konteks diplomasi budaya dalam kunjungannya.

Baca juga:  75 Persen Sampah Nasional Masih Dibuang Terbuka, Daerah Resmi Masuk Darurat Sampah

Ada satu momen menarik yang mencuri perhatian: Ratu Máxima juga membawa hadiah kecil untuk kucing peliharaan Presiden Prabowo, Bobby Kartanegara.

Sebuah boneka dengan jersey oranye—warna kebanggaan Belanda. Gestur ringan tersebut membuat suasana pertemuan terasa lebih personal dan bersahabat.

Ratu Máxima lahir di Buenos Aires pada 17 Mei 1971. Ia tumbuh dalam keluarga yang dekat dengan dunia publik—sang ayah pernah menjabat Menteri Pertanian Argentina.

Kariernya di bidang keuangan membawanya bekerja di beberapa institusi global sebelum akhirnya menjadi anggota keluarga kerajaan Belanda.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Sosialisasikan Pemanfaatan AI di SDN 1 Kliris

Pengalamannya di sektor keuangan inilah yang membuat Sekjen PBB menugaskannya sebagai Penasihat Khusus bidang keuangan inklusif. Perannya seringkali membawa dirinya ke berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi
Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial
Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam
Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025
Embung Plosorejo Sragen Diresmikan, 50 Hektare Sawah Kini Punya Cadangan Air Saat Kemarau
Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman
Menag Nasaruddin Umar Soroti Penguatan SDM, Pendidikan Ekonomi Syariah Jadi Kunci Daya Saing Global
Revitalisasi Website Desa Leyangan, Upaya Mahasiswa KKN UPGRIS Menguatkan Informasi dan Promosi Potensi Desa

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 15:39 WIB

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi

Senin, 9 Maret 2026 - 06:06 WIB

Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:46 WIB

Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:17 WIB

Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:28 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman

Berita Terbaru