Berita  

Ratu Máxima Kunjungi Istana Negara, Prabowo Sambut dengan Cendera Mata Nusantara

Jatengvox.com – Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Penasihat Khusus Sekjen PBB bidang Kesehatan Keuangan, Ratu Máxima, berlangsung hangat di Istana Negara, Jakarta. Usai berdiskusi mengenai berbagai isu keuangan inklusif, keduanya terlibat dalam momen simbolis: pertukaran cendera mata yang menggambarkan persahabatan panjang Indonesia dan Belanda.

Ratu Máxima hadir bukan sebagai anggota keluarga kerajaan, tetapi menjalankan tugasnya sebagai penasihat khusus PBB—peran yang melekat pada latar belakangnya sebagai ahli keuangan sebelum menikah dengan Raja Willem Alexander.

Presiden Prabowo menyiapkan tiga cendera mata yang sarat makna budaya. Pertama, sebuah vas khas Pesisir Utara Jawa, yang dikenal dengan sentuhan seni pesisirnya yang kuat.

Baca juga:  Aplikasi Pembelajaran Matematika Bergaya Jepang untuk Pasar Global, “Mathmaji”, Diadopsi oleh Lembaga Pendidikan Mitra Industri Group di Indonesia; Kolaborasi Teaching Factory (TEFA) dan Project-Based Learning (PjBL) Juga Direncanakan

Kedua, selembar batik sutra handmade motif Boketan dari Pekalongan—motif klasik yang melambangkan keanggunan dan tradisi panjang perbatikan Jawa. Terakhir, sebuah miniatur rumah adat tradisional dari Sulawesi.

Prabowo sendiri yang menjelaskan asal-usul barang-barang tersebut kepada Ratu Máxima, menunjukkan perhatian sekaligus kebanggaan terhadap identitas budaya Indonesia.

Ratu Máxima membalas dengan memberikan buku fotografi bertajuk Between The Sea & The Sky, karya Jimmy Nelson.

Buku ini dikenal memuat potret budaya dan masyarakat dunia, sebuah bingkisan yang terasa pas mengingat konteks diplomasi budaya dalam kunjungannya.

Baca juga:  Malaysia Siapkan Aturan Baru! Medsos Bakal Diblokir untuk Pengguna di Bawah 16 Tahun Mulai 2026

Ada satu momen menarik yang mencuri perhatian: Ratu Máxima juga membawa hadiah kecil untuk kucing peliharaan Presiden Prabowo, Bobby Kartanegara.

Sebuah boneka dengan jersey oranye—warna kebanggaan Belanda. Gestur ringan tersebut membuat suasana pertemuan terasa lebih personal dan bersahabat.

Ratu Máxima lahir di Buenos Aires pada 17 Mei 1971. Ia tumbuh dalam keluarga yang dekat dengan dunia publik—sang ayah pernah menjabat Menteri Pertanian Argentina.

Kariernya di bidang keuangan membawanya bekerja di beberapa institusi global sebelum akhirnya menjadi anggota keluarga kerajaan Belanda.

Baca juga:  Hisense Group Berkomitmen Menjalin Kemitraan Jangka Panjang dengan Indonesia

Pengalamannya di sektor keuangan inilah yang membuat Sekjen PBB menugaskannya sebagai Penasihat Khusus bidang keuangan inklusif. Perannya seringkali membawa dirinya ke berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *