Pemkot Sue Machi Jepang Jajaki Bisnis Kopi di Kendal, Tertarik Arabika dan Robusta Lokal

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pemerintah Kota Sue Machi, Jepang, tengah menjajaki peluang kerja sama bisnis kopi dengan Kabupaten Kendal. Langkah ini diawali dengan kunjungan Wali Kota Sue Machi ke sentra perkebunan dan rumah produksi kopi di Kecamatan Sukorejo pada akhir November lalu.

Rombongan Wali Kota Sue Machi bersama Bupati Kendal meninjau langsung perkebunan kopi di Desa Purwosari, Sukorejo, kemudian melanjutkan kunjungan ke rumah produksi kopi di Desa Tamanrejo. Kunjungan ini menjadi bagian dari survei lapangan untuk melihat potensi kopi Kendal, baik dari sisi kualitas maupun kapasitas produksi.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Ajak Warga Olah Limbah Minyak Jadi Lilin Aromaterapi

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, mengatakan bahwa pertemuan perdana ini masih dalam tahap penjajakan awal. Namun, Pemerintah Kabupaten Kendal siap memfasilitasi kerja sama ekspor kopi ke Jepang apabila Sue Machi benar-benar berminat.

“Pada prinsipnya Pemkab Kendal siap membuka peluang seluas-luasnya untuk ekspor kopi. Jika kualitas kopi Kendal memenuhi standar pasar Jepang, tentu kami sangat mendukung,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Sue Machi, Shuichi Hitamatsu, melalui juru bahasanya menuturkan bahwa pihaknya masih melakukan survei dan pengkajian. Dua jenis sampel kopi Kendal telah dibawa ke Jepang sebagai bahan studi awal, yakni kopi Arabika dan Robusta.

Baca juga:  BPKH Buka Rekrutmen 2025 untuk 11 Posisi Asisten Manajer, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

“Kami ingin melihat langsung proses budidaya dan pengolahan kopi di Kendal. Sampel kopi Arabika dan Robusta akan kami bawa ke Jepang untuk dikaji lebih lanjut,” jelasnya.

Ketua Kelompok Tani Desa Tamanrejo, Kusnan, mengungkapkan bahwa kunjungan ini memberi harapan besar bagi para petani kopi lokal. Menurutnya, peluang ekspor dapat berdampak pada kenaikan harga jual kopi petani.

“Kami berharap kerja sama ini bisa terwujud. Produksi kopi Robusta di Desa Tamanrejo rata-rata mencapai 20 ton biji kopi kering per tahun,” katanya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kerja sama perdagangan yang dapat meningkatkan nilai ekonomi kopi Kendal sekaligus membuka pasar internasional, terutama Jepang.***

Baca juga:  Kota Batu Ditetapkan Sebagai Kota Kreatif Prioritas, Bukti Semangat Inovasi Anak Muda

Editor : Nuristic

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo dan Raja Charles III Sepakat Perkuat Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia
Infrastruktur Dinilai Jadi Kunci Pariwisata Nasional, DPR Minta Kemenpar Evaluasi Strategi Promosi
Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Dapat Lampu Hijau, KPK Tegaskan Status Hukum Bersih
Risma Ardhi Chandra Resmi Jalankan Tugas sebagai Plt Bupati Pati
Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang
Tingkatkan Higienitas Peserta Didik, Mahasiswa KKN UPGRIS Gelar Praktik Edukasi Cuci Tangan di TK Al-Hidayah 7 Palebon
Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Sukses Bangsa di Era Teknologi
Pelayanan Publik di Pati Dipastikan Tetap Berjalan Usai OTT KPK, Wagub Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Integritas

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:19 WIB

Prabowo dan Raja Charles III Sepakat Perkuat Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:57 WIB

Infrastruktur Dinilai Jadi Kunci Pariwisata Nasional, DPR Minta Kemenpar Evaluasi Strategi Promosi

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:31 WIB

Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Dapat Lampu Hijau, KPK Tegaskan Status Hukum Bersih

Kamis, 22 Januari 2026 - 05:22 WIB

Risma Ardhi Chandra Resmi Jalankan Tugas sebagai Plt Bupati Pati

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:26 WIB

Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang

Berita Terbaru