Mahasiswa KKN UPGRIS 25 Kenalkan Inovasi Rocket Stove di Desa Gebugan untuk Pengelolaan Sampah Ramah Lingkungan

Rabu, 15 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) kembali menghadirkan inovasi ramah lingkungan melalui pembuatan Rocket Stove, tungku pembakaran biomassa efisien yang difungsikan untuk mengolah sampah kering di Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) Desa Gebugan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.

Inovasi ini dikembangkan sebagai bagian dari program desa binaan, dengan melibatkan mahasiswa, perangkat desa, serta warga sekitar.

Pemerintah Desa Gebugan turut memberikan dukungan penuh dalam perizinan dan fasilitas pelaksanaan kegiatan.

Pembuatan Rocket Stove dilaksanakan pada Selasa, 14 Oktober 2025 selepas Ashar, dengan tahapan kerja yang meliputi survei lokasi, pendesainan, perencanaan teknis, pekerjaan persiapan, pengukuran (bowplank), pembangunan pondasi, hingga penyelesaian bangunan.

Baca juga:  KKN Tematik UPGRIS Kelompok 34 Kembangkan Taman TOGA untuk Pemberdayaan Masyarakat Desa Gondoriyo

Teknologi ini menggunakan prinsip pembakaran vertikal — di mana sampah kering dimasukkan dari atas, sementara api dinyalakan dari bawah menggunakan kayu bakar atau bahan mudah terbakar.

Sistem ini memungkinkan sirkulasi udara optimal sehingga proses pembakaran lebih cepat, panas lebih besar, dan emisi asap berkurang drastis dibandingkan metode konvensional.

Dalam pelaksanaannya, tim mahasiswa juga memanfaatkan perangkat teknologi seperti SketchUp (3D) untuk desain visual, AutoCAD (2D) untuk rancangan teknis, serta Microsoft Excel untuk menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Adapun material yang digunakan meliputi besi Ø10 polos (17 meter), hebel (85 buah), lem hebel (60 kg), usuk kayu, serta perlengkapan konstruksi seperti tali dan paku.

Baca juga:  Penerapan HAM Diperluas, Pemerintah Fokus ke Desa dan Dunia Bisnis

Pembangunan Rocket Stove ini turut didukung oleh TB Tata Tirta sebagai donatur utama, dengan pemilik toko, Bapak Muhammad Abu Dharin, yang memberikan potongan harga sebesar 20%, bantuan dana Rp300.000, dan pengiriman material secara gratis.

Dalam uji coba, tim KKN menjelaskan bahwa Rocket Stove ini dirancang agar hasil pembakaran lebih efisien dan tidak menyebar ke lingkungan sekitar.

“Rocket Stove ini didesain sedemikian rupa agar proses pembakaran lebih optimal dan menghasilkan asap yang jauh lebih sedikit dibanding cara konvensional. Uji coba kami lakukan menggunakan sampah organik dan anorganik kering agar lebih mudah terbakar. Kami juga memberi catatan agar masyarakat tidak menggunakan sampah basah, terutama jenis popok,” ungkap perwakilan mahasiswa KKN.

Baca juga:  Revitalisasi Website Desa Leyangan, Upaya Mahasiswa KKN UPGRIS Menguatkan Informasi dan Promosi Potensi Desa

Kegiatan pembangunan yang berlangsung selama dua hari ini diakhiri dengan peresmian oleh Ibu Sekretaris Desa Gebugan, mewakili Kepala Desa, serta dihadiri oleh pengurus TPS, warga sekitar, dan seluruh mahasiswa KKN.

Melalui inovasi ini, diharapkan Desa Gebugan dapat memiliki sarana pengelolaan sampah yang lebih efisien dan ramah lingkungan, sekaligus menjadi contoh penerapan teknologi tepat guna di wilayah pedesaan.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi
Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial
Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam
Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025
Embung Plosorejo Sragen Diresmikan, 50 Hektare Sawah Kini Punya Cadangan Air Saat Kemarau
Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman
Menag Nasaruddin Umar Soroti Penguatan SDM, Pendidikan Ekonomi Syariah Jadi Kunci Daya Saing Global
Revitalisasi Website Desa Leyangan, Upaya Mahasiswa KKN UPGRIS Menguatkan Informasi dan Promosi Potensi Desa

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 15:39 WIB

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi

Senin, 9 Maret 2026 - 06:06 WIB

Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:46 WIB

Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:17 WIB

Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:28 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman

Berita Terbaru