Mahasiswa KKN UNDIP Petakan Titik Rawan Sampah di Desa Depok

waktu baca 2 menit
Rabu, 12 Agu 2026 20:30 10 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa KKN Tim II Universitas Diponegoro (UNDIP) melakukan pemetaan strategis untuk mengidentifikasi titik-titik rawan penumpukan sampah di lingkungan dan saluran air Desa Depok. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata dalam mendukung pengelolaan kebersihan lingkungan di wilayah tersebut.

Persoalan sampah yang menumpuk, baik di area permukiman maupun saluran air, selama ini dinilai tidak hanya mengganggu estetika, tetapi juga berpotensi mencemari ekosistem sekitar. Dengan pemetaan ini, diharapkan penanganan sampah ke depan dapat dilakukan secara lebih presisi dan tepat sasaran.

Kegiatan diawali dengan survei lingkungan Desa Depok pada 26 Juli 2026 guna memastikan batas-batas wilayah. Tahapan dilanjutkan dengan pengambilan data lapangan pada 28 hingga 30 Juli 2026, yang mencakup pengamatan langsung di area permukiman, lahan pertanian, hingga kawasan pesisir. Data yang dihimpun meliputi nama lokasi, titik koordinat, jenis lokasi, serta kondisi aktual sampah.

Baca juga:  Tingkatkan Layanan di Website Resmi, napocut Tawarkan Solusi Belanja Praktis dan Bonus Eksklusif

Hasil olah data tersebut kemudian dituangkan dalam sebuah media informasi visual berjudul “Peta Titik Rawan Penumpukan Sampah di Lingkungan dan Saluran Air”. Peta tersebut secara resmi disosialisasikan kepada masyarakat pada 4 Agustus 2026 di Balai Desa Depok.

Melalui peta ini, masyarakat dan pihak desa kini memiliki gambaran komprehensif mengenai persebaran titik rawan sampah.

Diharapkan, peta tersebut dapat menjadi instrumen pendukung dalam memantau kondisi lapangan serta menjadi acuan dalam menentukan langkah penanganan sampah yang lebih efektif.

Sebagai bentuk keberlanjutan program, peta tersebut diserahkan secara formal kepada Pemerintah Desa Depok pada 12 Agustus 2026. Kepala Desa Depok, H. Kaminoto, menyambut baik inisiatif tersebut.

Baca juga:  Piket Kelurahan Jadi Terobosan Baru, Mahasiswa KKN Kalicari UPGRIS Bantu Pelayanan di Kantor Kelurahan Kalicari

“Bagus untuk pemetaan ini jadi nanti kami bisa meningkatkan pengelolaan sampah terutama di area pantai yang terbilang ‘ilegal’, kami akan berusaha lagi untuk melakukan perbaikan,” ujar Kaminoto.

Kehadiran peta ini diharapkan mampu menjadi titik tolak bagi warga dan pemerintah desa untuk meningkatkan perhatian bersama dalam menjaga kebersihan, sekaligus mencegah kembali terjadinya penumpukan sampah di lokasi-lokasi yang telah teridentifikasi.

 

Penulis: Laila Hasna Qanitah, Anggota KKN Tim II UNDIP Desa Depok

Editor: Murni Anggita

Baca juga:  KKN Undip Hadirkan SIKANDA, Dorong Digitalisasi Informasi dan Pelayanan Desa Kandeman

 

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA