Jatengvox.com – Sebanyak 91 siswa SDN Doreng 01, Desa Doreng, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, mengikuti program Smart Finance for Youth: Cerdas Finansial Sejak Dini yang diselenggarakan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terprogram (MIT) Ke-22 Posko 122 Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang pada Senin hingga Rabu (3–5/8/2026).
Program tersebut digelar guna meningkatkan literasi keuangan siswa sekolah dasar melalui pengenalan pengelolaan uang saku, kebiasaan menabung, serta penggunaan uang secara bijak di era digital.
Kegiatan ini dirancang agar siswa mengenal konsep dasar keuangan dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan diikuti 52 siswa laki-laki dan 39 siswa perempuan dari Kelas 1, Kelas 2, dan Kelas 3. Kelas 1 diikuti 23 siswa, terdiri atas 18 siswa laki-laki dan 5 siswa perempuan.
Kelas 2 diikuti 34 siswa, terdiri atas 13 siswa laki-laki dan 21 siswa perempuan. Kelas 3 diikuti 34 siswa, terdiri atas 21 siswa laki-laki dan 13 siswa perempuan.
Koordinator Divisi Ekonomi Kreatif KKN MIT Ke-22 Posko 122, Latifani Vita Pramesti, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mahasiswa dalam mendukung peningkatan literasi keuangan masyarakat melalui pendidikan dasar.
“Pengenalan konsep keuangan sejak dini diharapkan dapat membentuk karakter siswa yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan mampu mengambil keputusan sederhana dalam mengelola uang. Kami ingin pengetahuan yang diberikan tidak berhenti pada pemahaman materi, tetapi dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Latifani Vita Pramesti.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan pre-test guna mengetahui pemahaman awal siswa mengenai literasi keuangan.
Mahasiswa KKN menyampaikan materi melalui ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, permainan edukatif, dan praktik sederhana yang disesuaikan dengan karakteristik siswa sekolah dasar.
Materi mencakup pengenalan fungsi uang, perbedaan kebutuhan dan keinginan, pengelolaan uang saku, pentingnya menabung, hingga penggunaan uang secara bijak di era digital.
Pendekatan interaktif membuat siswa lebih mudah menghubungkan materi dengan pengalaman mereka dalam kehidupan sehari-hari.
Siswa mengikuti post-test setelah seluruh materi disampaikan. Berdasarkan hasil evaluasi, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai konsep dasar literasi keuangan setelah mengikuti pembelajaran.
Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan melalui keaktifan dalam berdiskusi, menjawab pertanyaan, dan mengikuti permainan edukatif yang disiapkan mahasiswa KKN.
Kepala SDN Doreng 01, Wakhidatun Niswah, S.Pd.SD., M.Pd., mengapresiasi pelaksanaan program tersebut.
Menurutnya, edukasi literasi keuangan penting diberikan sejak sekolah dasar agar siswa terbiasa mengelola uang secara bijak.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang yang telah memberikan edukasi literasi keuangan kepada peserta didik kami. Materi yang disampaikan sangat bermanfaat karena mengajarkan anak-anak mengelola uang saku dengan bijak, membiasakan diri menabung, dan memahami pentingnya membedakan kebutuhan serta keinginan sejak usia dini. Harapannya, kebiasaan baik tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari bersama keluarga,” ujar Wakhidatun Niswah.

Mahasiswa KKN MIT Ke-22 Posko 122 menyerahkan plakat kepada Kepala SDN Doreng 01 setelah rangkaian edukasi selesai.
Penyerahan plakat menjadi simbol sinergi antara UIN Walisongo Semarang dan SDN Doreng 01 dalam mendukung penguatan literasi keuangan siswa sekolah dasar.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan foto bersama mahasiswa KKN, Kepala SDN Doreng 01, dewan guru, dan seluruh peserta.
Program Smart Finance for Youth: Cerdas Finansial Sejak Dini diharapkan mampu menumbuhkan kebiasaan finansial yang positif sejak usia dini.
Siswa diharapkan mampu mengelola uang secara bijak, bertanggung jawab, serta menerapkan pengetahuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis: Divisi Ekonomi Kreatif KKN MIT Ke-22 Posko 122 UIN Walisongo Semarang
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar