Kemkomdigi Perkuat Konektivitas Digital untuk Sukseskan Digitalisasi Bansos Nasional

Sabtu, 20 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Program digitalisasi bantuan sosial (bansos) kini masuk dalam tahap serius. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memastikan kesiapan konektivitas digital agar penyaluran bansos bisa berjalan lebih tepat sasaran, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Sekretaris Jenderal Kemkomdigi, Ismail, menegaskan bahwa pihaknya menghadirkan layanan telekomunikasi yang dikelola langsung oleh pemerintah melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI).

“Ada BTS dan satelit SATRIA-1 yang sudah disiapkan untuk mendukung konektivitas digitalisasi bansos,” ujar Ismail, pada Jumat, 19 September 2025.

Baca juga:  BLT Rp900.000 Mulai Disalurkan, Begini Cara Cek Pakai NIK KTP

Ismail menyebut masih banyak wilayah yang belum terjangkau operator telekomunikasi komersial. Di area blank spot inilah pemerintah mengambil peran melalui pembangunan infrastruktur digital.

Hingga Juni 2024, BAKTI tercatat telah membangun 6.663 BTS 4G yang kini aktif melayani daerah-daerah terpencil.

Selain itu, BAKTI juga mengoperasikan program BAKTI Akses Internet (AKSI) di 18.697 titik layanan publik.

Jaringan internet ini tersebar di berbagai sektor, mulai dari 8.836 sekolah, 5.182 kantor pemerintahan, 2.606 fasilitas kesehatan, hingga 743 pusat kegiatan masyarakat.

Tidak ketinggalan, akses juga menjangkau tempat ibadah, lokasi wisata, transportasi publik, hingga pos layanan pertahanan dan keamanan.

Baca juga:  Kemkomdigi Kaji Wacana Satu Akun Medsos per Warga, Efektif Tangkal Hoaks?

Selain BTS, satelit SATRIA-1 turut memainkan peran penting dalam mendukung daerah-daerah yang sulit dijangkau jaringan darat.

Berdasarkan data Oktober 2024, SATRIA-1 telah mengakomodasi akses internet di 18.501 titik di seluruh Indonesia.

Dengan kombinasi infrastruktur BTS 4G dan satelit, Kemkomdigi berupaya memastikan seluruh wilayah, termasuk yang paling terpencil, tetap bisa tersambung dalam ekosistem digital nasional.

Konektivitas digital bukan satu-satunya dukungan. Kemkomdigi juga menyiapkan pusat data (data center) yang dimanfaatkan untuk sinkronisasi dan pengelolaan data penerima manfaat bansos.

“Pusat data ini bisa digunakan kementerian maupun lembaga lain untuk menempatkan datanya agar dapat diolah, dikelola, dan diamankan,” jelas Ismail.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarakkan Hari Santri di Desa Pasigitan Lewat Lomba Islami

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Sukses Bangsa di Era Teknologi
Pelayanan Publik di Pati Dipastikan Tetap Berjalan Usai OTT KPK, Wagub Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Integritas
Mahasiswa KKN UPGRIS Ajak Siswa SDN Beji 01 Belajar Coding Lewat Permainan Seru
Kemendag Perkuat Pengawasan Barang Beredar Lewat Sistem Digital Terpadu Nasional
KPK Gelar OTT di Pati, Bupati Sudewo Diamankan untuk Pemeriksaan
BPS Ungkap Komoditas Pangan Pemicu Inflasi Jelang Ramadan dan Lebaran
Klaim Asuransi Gagal Panen Mulai Diproses, Ribuan Hektare Sawah Jateng Terdampak Banjir
Penanganan Muara Sungai Pascabencana Jadi Fokus Kementerian PU di Sumatra dan Aceh

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 09:51 WIB

Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Sukses Bangsa di Era Teknologi

Rabu, 21 Januari 2026 - 05:16 WIB

Pelayanan Publik di Pati Dipastikan Tetap Berjalan Usai OTT KPK, Wagub Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Integritas

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:16 WIB

Mahasiswa KKN UPGRIS Ajak Siswa SDN Beji 01 Belajar Coding Lewat Permainan Seru

Selasa, 20 Januari 2026 - 16:15 WIB

Kemendag Perkuat Pengawasan Barang Beredar Lewat Sistem Digital Terpadu Nasional

Selasa, 20 Januari 2026 - 10:00 WIB

BPS Ungkap Komoditas Pangan Pemicu Inflasi Jelang Ramadan dan Lebaran

Berita Terbaru