Mahasiswa KKN Kelompok 31 UPGRIS Lakukan Survei RTLH di Desa Jatijajar untuk Dukung Program Perumahan Layak Huni

Kamis, 9 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.comMahasiswa KKN Kelompok 31 Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) bersama perangkat Desa Jatijajar melaksanakan kegiatan survei Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebagai bagian dari verifikasi dan validasi data di website SIMPERUM (Sistem Informasi Perumahan) pada Selasa, 8 Oktober 2025.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari upaya pemerintah desa untuk memastikan keakuratan data calon penerima bantuan perumahan agar penyaluran bantuan dapat tepat sasaran.

Mahasiswa bersama perangkat desa melakukan kunjungan langsung ke rumah-rumah warga yang tercantum dalam daftar data RTLH di web SIMPERUM.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 20 Adakan Penyuluhan Cegah Stunting bagi Ibu-Ibu Posyandu ILP Dusun Lerep

Survei dilakukan secara menyeluruh di beberapa wilayah, yaitu Dusun Saren, Begajah, Senden, dan Jatijajar.

Setiap tim mendatangi rumah warga satu per satu untuk melakukan observasi dan pendokumentasian kondisi fisik bangunan.

Selama proses survei, mahasiswa KKN juga bertemu langsung dengan pemilik rumah untuk melakukan konfirmasi data dan memperoleh informasi tambahan mengenai kondisi rumah.

Setiap bangunan difoto dari berbagai sudut, mencakup tampak depan, samping, bagian atap, lantai, jendela, serta kamar mandi, sesuai dengan standar pendataan RTLH.

Data visual ini kemudian diunggah dan divalidasi di sistem SIMPERUM sebagai bukti autentik kondisi rumah warga.

Baca juga:  Peringatan Hari Santri 2025: Madin Nahdhotussibyan Bersama KKN UIN Walisongo Adakan Perlombaan untuk Asah Ilmu Agama

Kegiatan survei ini memiliki manfaat besar bagi masyarakat dan pemerintah desa.

Dengan adanya verifikasi langsung di lapangan, data RTLH menjadi lebih akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Hal ini membantu pemerintah desa dalam menetapkan prioritas penerima bantuan rumah layak huni dengan lebih adil dan tepat sasaran.

Selain itu, kegiatan ini juga memiliki nilai edukatif bagi mahasiswa, karena mereka dapat terlibat langsung dalam proses administrasi dan pendataan sosial masyarakat desa.

Melalui program ini, mahasiswa belajar pentingnya akurasi data, empati terhadap kondisi sosial warga, serta kontribusi nyata dalam membantu mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui perumahan yang layak dan manusiawi.

Baca juga:  Mahasiswa Bersama Warga Desa Karanganyar Tunjukkan Kekompakan di Karnaval Budaya HUT Kecamatan Tuntang

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo dan Raja Charles III Sepakat Perkuat Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia
Infrastruktur Dinilai Jadi Kunci Pariwisata Nasional, DPR Minta Kemenpar Evaluasi Strategi Promosi
Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Dapat Lampu Hijau, KPK Tegaskan Status Hukum Bersih
Risma Ardhi Chandra Resmi Jalankan Tugas sebagai Plt Bupati Pati
Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang
Tingkatkan Higienitas Peserta Didik, Mahasiswa KKN UPGRIS Gelar Praktik Edukasi Cuci Tangan di TK Al-Hidayah 7 Palebon
Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Sukses Bangsa di Era Teknologi
Pelayanan Publik di Pati Dipastikan Tetap Berjalan Usai OTT KPK, Wagub Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Integritas

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:19 WIB

Prabowo dan Raja Charles III Sepakat Perkuat Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:57 WIB

Infrastruktur Dinilai Jadi Kunci Pariwisata Nasional, DPR Minta Kemenpar Evaluasi Strategi Promosi

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:31 WIB

Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Dapat Lampu Hijau, KPK Tegaskan Status Hukum Bersih

Kamis, 22 Januari 2026 - 05:22 WIB

Risma Ardhi Chandra Resmi Jalankan Tugas sebagai Plt Bupati Pati

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:26 WIB

Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang

Berita Terbaru