Mahasiswa KKN Kelompok 30 UPGRIS Ajak Ibu-Ibu PKK RT 4 Olah Minyak Jelantah Jadi Lilin Aromaterapi

Minggu, 28 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 30 Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) melaksanakan program kerja besar berupa pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah.

Kegiatan ini diadakan pada Minggu sore, 28 September 2025, bertempat di salah satu rumah warga RT 4 Desa Diwak, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, dan dihadiri oleh ibu-ibu PKK setempat.

Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan karena tidak hanya memberikan pengetahuan baru kepada masyarakat, tetapi juga mendorong terciptanya solusi ramah lingkungan yang dapat bernilai ekonomis.

Selama ini, minyak jelantah sering kali dibuang begitu saja dan berpotensi mencemari lingkungan.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Gelar Sosialisasi Stunting di Kelas Ibu Hamil Desa Mlilir

Melalui pelatihan ini, masyarakat diperkenalkan cara memanfaatkan minyak jelantah menjadi produk yang lebih berguna, yakni lilin aromaterapi.

Proses pembuatan dilakukan secara bertahap. Dimulai dari penyaringan minyak jelantah agar lebih bersih, kemudian mencampurnya dengan bahan tambahan tertentu seperti lilin parafin, pewarna, dan esens aroma.

Setelah itu, adonan dicetak menggunakan wadah sederhana hingga akhirnya berbentuk lilin aromaterapi yang siap digunakan.

Mahasiswa KKN memberikan arahan sekaligus mendampingi ibu-ibu PKK agar dapat langsung mempraktikkan langkah-langkah tersebut.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Ibu-ibu PKK terlihat bersemangat mencoba setiap tahap, mulai dari mengaduk adonan hingga menuangkannya ke cetakan.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Bersama Warga Trayu Gelar Kerja Bakti Taman Pulesari

Beberapa bahkan tampak mendiskusikan potensi usaha dari produk ini. Salah satu ibu PKK mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada mahasiswa KKN.

“Kami senang sekali bisa belajar membuat lilin aromaterapi dari minyak jelantah. Selain bermanfaat untuk rumah tangga, ternyata juga bisa menjadi peluang usaha. Terima kasih untuk mahasiswa KKN Kelompok 30 UPGRIS yang sudah mendampingi kami,” ujarnya.

Program kerja ini diharapkan tidak berhenti hanya pada pelatihan, melainkan juga dapat menginspirasi masyarakat untuk terus mengembangkan keterampilan yang diperoleh.

Dengan kreativitas dan inovasi, limbah rumah tangga seperti minyak jelantah tidak lagi dipandang sebagai sampah, tetapi bisa diubah menjadi produk bernilai yang mendukung keberlanjutan lingkungan sekaligus menambah pemasukan keluarga.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 9 Desa Leyangan Resmi Ditarik, Tinggalkan Jejak Pengabdian dan Kolaborasi Bersama Masyarakat

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Kelompok 30 UPGRIS menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Diwak.

Kolaborasi bersama ibu-ibu PKK menjadi bukti bahwa dengan semangat gotong royong, hal-hal sederhana pun dapat membawa perubahan positif.

Penulis : Penulis: Ponaryo Robani – Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 30

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi
Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial
Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam
Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025
Embung Plosorejo Sragen Diresmikan, 50 Hektare Sawah Kini Punya Cadangan Air Saat Kemarau
Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman
Menag Nasaruddin Umar Soroti Penguatan SDM, Pendidikan Ekonomi Syariah Jadi Kunci Daya Saing Global
Revitalisasi Website Desa Leyangan, Upaya Mahasiswa KKN UPGRIS Menguatkan Informasi dan Promosi Potensi Desa

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 15:39 WIB

DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi

Senin, 9 Maret 2026 - 06:06 WIB

Program Perlindungan Anak Diperluas, Pemerintah Siapkan Makan Bergizi hingga Aturan Media Sosial

Minggu, 8 Maret 2026 - 07:46 WIB

Ramadan Bersama Gen Z Lintas Negara di UIN Saizu, Kemenag Dorong Internasionalisasi Kampus Islam

Kamis, 5 Maret 2026 - 12:17 WIB

Kemenag Tetapkan Standar Nasional Zakat Produktif melalui PMA 16 Tahun 2025

Rabu, 4 Maret 2026 - 14:28 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 80 Dolar AS, Menkeu Purbaya Pastikan APBN Tetap Aman

Berita Terbaru