Mahasiswa KKN UPGRIS Pamerkan Inovasi UMKM dari Sisa Jamur Tiram Menjadi Kaldu Jamur di Expo HUT Kecamatan Tuntang

waktu baca 2 menit
Senin, 22 Sep 2025 07:22 19 jatengvox

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 39 berpartisipasi aktif dalam Expo HUT Kecamatan Tuntang yang digelar di Desa Karanganyar pada Mingu, 21 September 2025.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa menempati stand khusus untuk menampilkan UMKM Desa Karanganyar, dengan fokus pada inovasi pengolahan sisa jamur tiram menjadi kaldu jamur, sekaligus mendampingi seluruh rangkaian kegiatan expo.

Stand kelompok KKN menampilkan berbagai produk unggulan desa, mulai dari jamu tradisional, jamur tiram segar, hingga kaldu jamur yang dibuat dari sisa jamur kecil agar tidak terbuang.

Mahasiswa mendampingi ibu-ibu PKK sebagai pengelola UMKM untuk menjelaskan proses pembuatan dan manfaat produk kepada pengunjung.

“Kehadiran mahasiswa KKN membantu kami mempromosikan UMKM sekaligus menjelaskan cara mengolah sisa jamur menjadi kaldu yang bermanfaat. Hal ini memberi nilai tambah pada produk yang biasanya terbuang,” ujar Ibu Alfiah, salah satu pengelola UMKM Desa Karanganyar.

Baca juga:  Mahasiswa KKN Tematik UPGRIS Pasang Plang Arah Jalan untuk Bantu Akses Warga dan Pengunjung Desa Delik

Selain menampilkan UMKM, Expo juga diisi dengan berbagai kegiatan menarik. Kegiatan dimulai dengan senam dan jalan sehat, diikuti warga dari berbagai usia, menciptakan suasana kebersamaan yang hangat.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan pertunjukan seni dan budaya, termasuk tari tradisional, drum band, serta penampilan anak-anak TK dan SD.

Mahasiswa KKN berperan aktif dalam mendampingi anak-anak mengikuti lomba, menjadi juri, serta memastikan jalannya kegiatan berlangsung tertib.

Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pembagian doorprize, di mana pengunjung berkesempatan membawa pulang hadiah bermanfaat seperti peralatan rumah tangga dan produk lokal.

Baca juga:  KKN UPGRIS Mengabdi Kelompok 34 Desa Gondoriyo Hadirkan Bimbel Rutin, Dongkrak Semangat Belajar Adik-Adik Dusun Setro

“Melihat antusiasme anak-anak dan warga begitu tinggi membuat kami senang bisa terlibat langsung. Ini juga menjadi pengalaman berharga untuk mahasiswa dalam mendampingi kegiatan masyarakat,” ujar salah satu mahasiswa KKN UPGRIS.

Kegiatan Expo tidak hanya menjadi ajang hiburan dan ekspresi seni, tetapi juga wadah promosi UMKM dan kreativitas warga desa, sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dan masyarakat.

Inovasi pengolahan sisa jamur tiram menjadi kaldu juga diharapkan dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh ibu-ibu PKK, memberi manfaat ekonomis sekaligus mengurangi limbah makanan.

Baca juga:  Pemkab Banjarnegara Dorong Industri Lokal Tumbuh Lewat Pendaftaran SIINas

“Kami berharap inovasi ini terus berlanjut. Tidak hanya bermanfaat untuk desa, tapi juga menambah pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK dalam mengolah bahan yang ada,” tambah Ibu Sulastri, anggota PKK.

Dengan partisipasi aktif mahasiswa KKN, kegiatan Expo HUT Kecamatan Tuntang berhasil memperlihatkan sinergi antara pendidikan, kreativitas, dan pengembangan UMKM desa, sekaligus menjadi contoh inovasi lokal yang layak diikuti oleh desa-desa lain.

Dukung Jurnalisme Tanpa Batas

Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ADVERTISEMENT
Pasang Iklan Anda Disini
Promosikan bisnis, produk, jasa, atau toko online Anda dengan tampilan premium di JatengVox.
Hubungi Kami
LAINNYA