Jatengvox.com – Tim Kuliah Kerja Nyata Tematik KKN-T 75 Universitas Diponegoro (Undip) mengembangkan potensi Desa Wisata Kampung Panggung Mangunharjo MAMISERA yang berlokasi di Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang.
Melalui Program Multidisiplin 2 yang bertajuk DESA WISATA “Mangkang Edu-Green” program ini dilaksanakan pada Juli 2026 yang bertujuan untuk memperkuat pengelolaan desa wisata sekaligus meningkatkan daya tarik dan jangkauan promosi kepada calon wisatawan.
Kampung Panggung Mangunharjo MAMISERA memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata berbasis masyarakat dan edukasi.
Namun, berdasarkan hasil identifikasi dan diskusi bersama mitra, pengembangan desa wisata masih membutuhkan penguatan dari sisi pengelolaan, fasilitas informasi, konsep eduwisata, hingga strategi promosi.
Melalui program “Mangkang Edu-Green”, mahasiswa KKNT-75 Undip bersama pengurus MAMISERA menyusun berbagai luaran yang dapat mendukung pengembangan desa wisata secara lebih terarah.

Program ini dilaksanakan dengan mengintegrasikan berbagai bidang keilmuan, mulai dari manajemen, komunikasi, teknik, arsitektur, hingga bidang lainnya.
Salah satu luaran yang dihasilkan adalah buku panduan mitra yang memuat strategi pengelolaan dan pengembangan Desa Wisata Kampung Panggung Mangunharjo. Buku tersebut disusun secara ringkas, sistematis, dan aplikatif agar dapat digunakan oleh mitra sebagai acuan dalam mengelola desa wisata secara berkelanjutan.
Selain itu, mahasiswa juga merancang dan memasang papan signage penunjuk arah menuju kawasan desa wisata.
Signage ditempatkan pada titik sekitar satu kilometer dan 200 meter sebelum lokasi Desa Wisata Kampung Panggung. Kehadiran papan tersebut diharapkan dapat memudahkan wisatawan menemukan lokasi sekaligus memperkuat identitas visual kawasan wisata.
Pengembangan desa wisata juga dilakukan melalui penyusunan konsep dan media promosi eduwisata. Beberapa konsep yang dikembangkan antara lain Eduwisata Motorik Anak meliputi menanam padi, caping kreasi, dan melukis batik. Eduwisata Kuliner Lokal Anak meliputi pembuatan bakso bandeng, abon bandeng, dan telur asin.
Media berupa poster disusun untuk memperkenalkan paket wisata edukatif tersebut kepada masyarakat dan calon pengunjung, khususnya anak-anak dan kelompok sekolah.
Untuk memperkuat promosi digital, tim KKNT-75 juga memproduksi video yang menampilkan potensi, aktivitas, dan daya tarik Kampung Panggung Mangunharjo MAMISERA. Materi visual berupa foto dan video dikumpulkan sebagai bahan promosi sekaligus arsip pengembangan desa wisata.

Ketua MAMISERA, Utami Dewi, mengapresiasi kontribusi mahasiswa dalam mendukung pengembangan kawasan tersebut.
“Tim KKN telah membantu kami melalui berbagai kegiatan, di antaranya membantu kami membuat media promosi eduwisata berupa poster, draft paket wisata, dan video untuk mempromosikan Kampung Panggung,” ujar Utami.
Pengembangan program juga menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya adalah keterbatasan anggaran yang menyebabkan beberapa kebutuhan fasilitas desa wisata belum dapat direalisasikan secara maksimal.
Selain itu, paket Eduwisata Menanam Padi masih membutuhkan lahan praktik yang sesuai agar dapat diterapkan secara optimal.
Meski demikian, berbagai luaran yang telah dihasilkan menjadi langkah awal bagi Pengurus MAMISERA dalam melanjutkan pengembangan Desa Wisata Kampung Panggung.
Buku panduan, signage, media promosi, video, diharapkan tidak berhenti sebagai luaran kegiatan KKN, tetapi dapat dimanfaatkan dan dikembangkan secara berkelanjutan oleh mitra.
Melalui Program DESA WISATA “Mangkang Edu-Green”, Tim KKNT-75 Undip berharap Kampung Panggung Mangunharjo MAMISERA dapat semakin dikenal sebagai destinasi wisata berbasis edukasi dan masyarakat.
Pengembangan yang dilakukan secara bertahap diharapkan mampu meningkatkan daya tarik kawasan, memperluas potensi kunjungan wisatawan, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.
Penulis: Tim KKNT-75 Undip Kelurahan Mangunharjo
Editor: Murni Anggita
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar