Mahasiswa KKN MIT UIN Walisongo Dukung Tradisi Susuk Wangan di Sendang Kali Ngerancah Dusun Jurang Belik Desa Mlilir

Minggu, 27 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) MIT UIN Walisongo Semarang Posko 10 Dusun Jurang Belik, Desa Mlilir, Kecamatan Bandungan mendukung tradisi Susuk Wangan dengan berpartisipasi dalam rangkaian tradisi pada Sabtu, 26 Juli 2025.

Susuk Wangan adalah tradisi turun-temurun sejak dulu berupa kegiatan membersihkan Kali Ngerancah sebagai wujud rasa syukur terhadap anugerah Tuhan.

Hanya saja, penamaan Susuk Wangan baru diresmikan tahun 2024 oleh Bupati Semarang.

“Susuk Wangan ini sudah ada sejak dulu, hanya saja namanya bukan Susuk Wangan. Nama Susuk Wangan baru diresmikan tahun 2024 oleh bupati. Susuk Wangan adalah aksi nyata dalam wujud rasa syukur terhadap Tuhan karena telah memberikan air yang bersih. Maka, sudah menjadi kewajiban sebagai manusia untuk senantiasa menjalin keharmonisan dengan alam,” ujar Jamhari, Kepala Desa Mlilir.

Baca juga:  Kolaborasi Mahasiswa KKN dan Karang Taruna Hidupkan Malam Tirakatan 17 Agustus dengan Video Mapping yang Spektakuler

Tradisi dimulai pukul 06.00 WIB dengan gotong royong membersihkan air di Sendang Kali Ngerancah, menanam bibit tanaman di sekitarnya, hingga pembacaan tahlil khidmat.

Acara dilanjutkan pengajian dan doa oleh Gus An’im Aba Abdillah sekaligus wilujengan dengan memanggang ayam bersama.

Tradisi ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, ibu-ibu, bapak-bapak, hingga remaja.

Antusiasme masyarakat Jurang Belik tampak tinggi karena selain melestarikan lingkungan, tradisi ini juga mempererat persaudaraan antarwarga.

“Tradisi ini sudah ada sejak dulu, dan harus dilestarikan,” ujar salah satu warga Jurang Belik.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang Gelar Sosialisasi Anti-Bullying di SDN 1 Jungsemi dan MI NU 70 Miftakhul Athfal

Di tengah pesatnya kemajuan teknologi, tradisi ini tetap eksis sebagai kekayaan lokal yang perlu dijaga.

Gus An’im menambahkan, “Mugi-mugi Jurang Belik menjadi gemah ripah loh jinawi.”

Harapannya, Dusun Jurang Belik senantiasa makmur, tenteram, dan subur tanahnya.

Sebagai bagian dari rangkaian tradisi Merti Dusun, Susuk Wangan perlu terus dilestarikan karena memberi dampak positif bagi keharmonisan antara manusia dan alam.

Farida Putri Ramadhani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel jatengvox.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Polisi Lindas Ojol Gegerkan Publik, Propam Polri Amankan 7 Oknum Brimob dan Janjikan Penanganan Terbuka
Rantis Polisi Brimob Lindas Ojol di Jakarta Pusat, Massa Berteriak Panik
Kemenag Gelar MHQ Internasional Pertama Khusus Disabilitas Netra di Jakarta, Peserta Datang dari 12 Negara
Lowongan Magang Media Online di Jatengvox.com: Peluang Belajar Jurnalistik untuk Mahasiswa
Festival Kota Lama Semarang 2025 Color of Unity Suguhkan Jazz Dunia, Wayang Orang Jalanan, Hingga Pasar Sentiling Nostalgia
Jejak Pengabdian Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ditutup dengan Malam Perpisahan di Candisari
45 Hari Mengabdi, Mahasiswa KKN MB Posko 03 UIN Walisongo Resmi Ditarik dari Desa Cepokomulyo
Wajib Daftar NIK KTP untuk Beli LPG 3 Kg Mulai 2026, Siapa Saja yang Sebenarnya Berhak?

Berita Terkait

Jumat, 29 Agustus 2025 - 01:00 WIB

Kasus Polisi Lindas Ojol Gegerkan Publik, Propam Polri Amankan 7 Oknum Brimob dan Janjikan Penanganan Terbuka

Kamis, 28 Agustus 2025 - 22:30 WIB

Rantis Polisi Brimob Lindas Ojol di Jakarta Pusat, Massa Berteriak Panik

Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:18 WIB

Kemenag Gelar MHQ Internasional Pertama Khusus Disabilitas Netra di Jakarta, Peserta Datang dari 12 Negara

Kamis, 28 Agustus 2025 - 08:49 WIB

Lowongan Magang Media Online di Jatengvox.com: Peluang Belajar Jurnalistik untuk Mahasiswa

Kamis, 28 Agustus 2025 - 06:46 WIB

Festival Kota Lama Semarang 2025 Color of Unity Suguhkan Jazz Dunia, Wayang Orang Jalanan, Hingga Pasar Sentiling Nostalgia

Berita Terbaru