Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang dan UIN Saifuddin Zuhri Purwokerto menggelar kelas balita sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting sejak dini.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Purwosari, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, pada Jumat (22/8/25), ini digelar bekerja sama dengan bidan desa setempat dan dihadiri oleh 15 perwakilan ibu-ibu yang memiliki anak balita di bawah dua tahun.
Acara yang berjalan lancar ini menghadirkan Eko Wahyuningsih, Ahli Gizi dari Puskesmas Patebon, sebagai pemateri utama, didampingi oleh Tri Wahyuni, bidan desa Purwosari.
Dalam pemaparannya, Eko menekankan pentingnya intervensi gizi sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang dimulai sejak masa kehamilan.
“Ini sangat penting. Para ibu harus memperhatikan kesehatan dan gizi sejak 1.000 HPK. Mumpung anak-anak masih di bawah dua tahun, mari kita cegah stunting dari sekarang,” tegasnya.
Para peserta mendapatkan edukasi komprehensif mengenai pola makan bergizi seimbang untuk balita, jenis makanan yang aman dan dianjurkan sebelum usia dua tahun, serta penerapan konsep “isi piringku” sesuai kebutuhan tumbuh kembang anak.
Selain materi, kegiatan diakhiri dengan pembagian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada seluruh balita peserta, sebagai bentuk dukungan langsung terhadap pemenuhan gizi anak.
Meski beberapa balita terlihat rewel dan menangis selama acara, antusiasme para ibu tetap tinggi. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi, menunjukkan kesadaran yang baik terhadap pentingnya pencegahan stunting.
Putri Nur Amalia, mahasiswa KKN selaku pembawa acara pada hari itu, mengungkapkan rasa harunya terhadap suasana yang tercipta.
“Acara ini terasa sangat hangat karena kita bisa ngobrol langsung dengan ibu-ibu, mendengar pengalaman mereka, dan belajar bersama. Semoga ilmu yang didapat hari ini tidak berhenti di ruangan ini, tapi benar-benar diaplikasikan di rumah. Karena masa depan anak-anak kita ada di tangan kita. Mari kita jaga bersama agar mereka tumbuh sehat, kuat, dan cerdas,” ujarnya.
Kegiatan kelas balita ini merupakan realisasi dari program kerja kolaboratif antara mahasiswa KKN UIN Walisongo dan UIN Saifuddin Zuhri dengan pihak bidan desa, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung program percepatan pencegahan stunting di tingkat desa.