Cegah Stunting Usia Dini, Mahasiswa KKN UIN Walisongo dan UIN Saifuddin Zuhri Gencarkan Kelas Balita Bersama Bidan Desa

Jumat, 22 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang dan UIN Saifuddin Zuhri Purwokerto menggelar kelas balita sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting sejak dini.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Purwosari, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, pada Jumat (22/8/25), ini digelar bekerja sama dengan bidan desa setempat dan dihadiri oleh 15 perwakilan ibu-ibu yang memiliki anak balita di bawah dua tahun.

Acara yang berjalan lancar ini menghadirkan Eko Wahyuningsih, Ahli Gizi dari Puskesmas Patebon, sebagai pemateri utama, didampingi oleh Tri Wahyuni, bidan desa Purwosari.

Dalam pemaparannya, Eko menekankan pentingnya intervensi gizi sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang dimulai sejak masa kehamilan.

“Ini sangat penting. Para ibu harus memperhatikan kesehatan dan gizi sejak 1.000 HPK. Mumpung anak-anak masih di bawah dua tahun, mari kita cegah stunting dari sekarang,” tegasnya.

Para peserta mendapatkan edukasi komprehensif mengenai pola makan bergizi seimbang untuk balita, jenis makanan yang aman dan dianjurkan sebelum usia dua tahun, serta penerapan konsep “isi piringku” sesuai kebutuhan tumbuh kembang anak.

Baca juga:  Cara Cek BSU BPJS Ketenagakerjaan Oktober 2025 via HP, Situs, dan Aplikasi

Selain materi, kegiatan diakhiri dengan pembagian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada seluruh balita peserta, sebagai bentuk dukungan langsung terhadap pemenuhan gizi anak.

Meski beberapa balita terlihat rewel dan menangis selama acara, antusiasme para ibu tetap tinggi. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi, menunjukkan kesadaran yang baik terhadap pentingnya pencegahan stunting.

Putri Nur Amalia, mahasiswa KKN selaku pembawa acara pada hari itu, mengungkapkan rasa harunya terhadap suasana yang tercipta.

“Acara ini terasa sangat hangat karena kita bisa ngobrol langsung dengan ibu-ibu, mendengar pengalaman mereka, dan belajar bersama. Semoga ilmu yang didapat hari ini tidak berhenti di ruangan ini, tapi benar-benar diaplikasikan di rumah. Karena masa depan anak-anak kita ada di tangan kita. Mari kita jaga bersama agar mereka tumbuh sehat, kuat, dan cerdas,” ujarnya.

Baca juga:  Kemendikdasmen Pastikan Sekolah Terdampak Banjir di Sumatra Barat Tetap Layani Pembelajaran

Kegiatan kelas balita ini merupakan realisasi dari program kerja kolaboratif antara mahasiswa KKN UIN Walisongo dan UIN Saifuddin Zuhri dengan pihak bidan desa, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung program percepatan pencegahan stunting di tingkat desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kemenag Gelar Khotmil Qur’an dan Buka Puasa Bersama Siswa SLB di Bandung
90 Persen Lulusan SMK di Jawa Tengah Terserap Industri, Gubernur Luthfi Dorong Penguatan Sekolah Vokasi
Gus Yasin Dorong Gerakan Wakaf Sosial untuk Perkuat Ekonomi Umat di Jawa Tengah
Menjelang Mudik Lebaran 2026, Sopir Bus di Jawa Tengah Jalani Cek Kesehatan Gratis
Mahasiswa UNS Sampaikan Aspirasi Langsung ke Wagub Jateng Taj Yasin Usai Kuliah Ramadan
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Minta Pemkab Pekalongan Tetap Maksimalkan Pelayanan Publik di Tengah Dinamika Pemerintahan
Pemprov Jateng Siapkan Rp6 Miliar untuk THR 13 Ribu PPPK Paruh Waktu, Cair 13 Maret
DPR Soroti Potensi Penyalahgunaan AI, Pemerintah Didorong Segera Siapkan Regulasi

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:01 WIB

Kemenag Gelar Khotmil Qur’an dan Buka Puasa Bersama Siswa SLB di Bandung

Jumat, 13 Maret 2026 - 09:36 WIB

90 Persen Lulusan SMK di Jawa Tengah Terserap Industri, Gubernur Luthfi Dorong Penguatan Sekolah Vokasi

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:02 WIB

Gus Yasin Dorong Gerakan Wakaf Sosial untuk Perkuat Ekonomi Umat di Jawa Tengah

Kamis, 12 Maret 2026 - 06:16 WIB

Menjelang Mudik Lebaran 2026, Sopir Bus di Jawa Tengah Jalani Cek Kesehatan Gratis

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:22 WIB

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Minta Pemkab Pekalongan Tetap Maksimalkan Pelayanan Publik di Tengah Dinamika Pemerintahan

Berita Terbaru