Formasi PPPK 2024 Masih Menyisakan Kekosongan Ribuan Kursi, BKN Ingatkan Instansi Segera Tuntaskan Proses Pengangkatan ASN

Selasa, 26 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Isu mengenai formasi PPPK 2024 kembali menjadi sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR RI bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN), Senin (25/08/2025).

Kepala BKN, Prof. Zudan, menegaskan pentingnya percepatan penyelesaian tahapan seleksi agar kebutuhan ASN di berbagai instansi dapat segera terpenuhi.

“Kami minta para pengelola kepegawaian instansi bersinergi menuntaskan proses pengangkatan PPPK, mulai dari berbagai tahapan administrasi, seperti penerbitan Nomor Induk Pegawai PPPK Penuh Waktu, dan pengusulan formasi PPPK Paruh Waktu. Hal ini penting agar prioritas nasional dan potensi daerah selaras dengan pembangunan SDM sehingga kebutuhan ASN di berbagai instansi terpenuhi secara optimal dan tepat waktu,” jelas Prof. Zudan di hadapan anggota dewan.

Baca juga:  Lima Tahapan Setelah Isi DRH PPPK Paruh Waktu yang Wajib Diketahui

Dari sisi angka, BKN mencatat bahwa dari total 1.008.337 formasi PPPK yang dibuka pada seleksi tahun 2024, sebanyak 875.934 sudah terisi.

Artinya, tingkat keterisian formasi PPPK Penuh Waktu, yang meliputi Tahap I dan II, baru mencapai sekitar 87 persen.

Masih ada formasi yang kosong karena beberapa kendala, mulai dari minimnya pelamar yang sesuai syarat, instansi yang belum menyelesaikan proses finalisasi, hingga instansi yang memilih tidak melanjutkan seleksi tahap II.

Upaya optimalisasi pun dilakukan. BKN mencatat ada tambahan 46.663 formasi yang kemudian diisi melalui mekanisme pengangkatan ulang.

Namun, sebanyak 5.455 formasi hasil optimalisasi tetap tidak terisi karena tidak diambil oleh peserta. Kondisi ini menunjukkan masih adanya gap antara kebutuhan instansi dengan ketersediaan sumber daya manusia.

Baca juga:  Mahasiswa KKN UIN Walisongo Ajak Siswa SDN Banyuringin 01 Berkreasi Ecoprint Ramah Lingkungan

Selain pengangkatan penuh waktu, Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) juga membuka opsi PPPK Paruh Waktu untuk memaksimalkan sisa formasi.

Kebijakan ini menyasar pegawai Non-ASN yang sebelumnya sudah mendaftar dan mengikuti seleksi PPPK 2024.

Instansi pemerintah diberikan tenggat waktu hingga Senin, 25 Agustus 2025, untuk mengajukan formasi PPPK Paruh Waktu sesuai kebutuhan dan kemampuan anggaran.

Data BKN per 22 Agustus 2025 menunjukkan, jumlah usulan formasi PPPK Paruh Waktu mencapai 1.068.495 atau sekitar 78% dari total potensi sebanyak 1.370.523 orang.

Namun, dari angka itu terdapat penolakan sebanyak 66.495 usulan. Mayoritas penyebabnya adalah pegawai yang tidak lagi aktif bekerja (41,6%) serta keterbatasan anggaran (39,7%).

Baca juga:  CPNS 2026 Kembali Dibuka, Ini Sektor yang Jadi Fokus Pemerintah

Mekanisme pengadaan kebutuhan PPPK 2024 sendiri dijalankan berdasarkan prioritas. Pertama, peluang diberikan kepada Pelamar Prioritas (P1), kemudian dilanjutkan untuk Eks Tenaga Honorer Kategori II (Eks THK-II), tenaga Non-ASN yang sudah masuk database BKN, serta pegawai Non-ASN yang saat ini masih aktif bekerja di instansi pemerintah.

Agenda RDP bersama Komisi II DPR RI kali ini memang difokuskan untuk mendengarkan paparan BKN bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB) terkait evaluasi pelaksanaan seleksi PPPK 2024.

Editor : Hendra

Sumber Berita: BKN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Prabowo dan Raja Charles III Sepakat Perkuat Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia
Infrastruktur Dinilai Jadi Kunci Pariwisata Nasional, DPR Minta Kemenpar Evaluasi Strategi Promosi
Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Dapat Lampu Hijau, KPK Tegaskan Status Hukum Bersih
Risma Ardhi Chandra Resmi Jalankan Tugas sebagai Plt Bupati Pati
Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang
Tingkatkan Higienitas Peserta Didik, Mahasiswa KKN UPGRIS Gelar Praktik Edukasi Cuci Tangan di TK Al-Hidayah 7 Palebon
Prabowo Tegaskan Pendidikan Kunci Sukses Bangsa di Era Teknologi
Pelayanan Publik di Pati Dipastikan Tetap Berjalan Usai OTT KPK, Wagub Jateng Minta Kepala Daerah Jaga Integritas

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:19 WIB

Prabowo dan Raja Charles III Sepakat Perkuat Pemulihan 57 Taman Nasional Indonesia

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:57 WIB

Infrastruktur Dinilai Jadi Kunci Pariwisata Nasional, DPR Minta Kemenpar Evaluasi Strategi Promosi

Kamis, 22 Januari 2026 - 07:31 WIB

Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Dapat Lampu Hijau, KPK Tegaskan Status Hukum Bersih

Kamis, 22 Januari 2026 - 05:22 WIB

Risma Ardhi Chandra Resmi Jalankan Tugas sebagai Plt Bupati Pati

Rabu, 21 Januari 2026 - 16:26 WIB

Polri Perluas Direktorat PPA-PPO di Daerah, Fokus Lindungi Korban Kekerasan dan Perdagangan Orang

Berita Terbaru