Jatengvox.com – Mahasiswa Tim KKNT IDBU-07 Universitas Diponegoro merancang struktur basis data dan class diagram sebagai fondasi teknis repositori KALOKA (Portal Literasi Desa Sobokerto), dalam rangkaian program kerja multidisiplin di Desa Sobokerto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, yang berlangsung sejak 18 Juli hingga 3 Agustus 2026.
Program ini digagas oleh divisi IT Tim KKNT IDBU-07 yang beranggotakan lima mahasiswa, salah satunya Nazla Azzahra, sebagai jawaban atas belum tersedianya sistem informasi perpustakaan yang terstruktur di Desa Sobokerto.
Dalam pengembangan ini, Nazla berfokus pada perancangan basis data MySQL menggunakan Eloquent ORM Laravel, mencakup entitas Kearifan Lokal, UMKM dan Info Wisata, beserta penyusunan class diagram yang memetakan struktur data dan relasi antar entitas.
Perancangan dilakukan dengan mempertimbangkan efisiensi struktur tabel, seperti penerapan tipe data JSON untuk data majemuk bervolume tidak tetap (misalnya daftar foto dan produk), serta relasi one-to-many antar entitas untuk menjaga konsistensi data.
Proses ini menjadi bagian dari pengembangan sistem yang dilakukan menggunakan metode Agile melalui tiga sprint, diakhiri dengan User Acceptance Testing (UAT) untuk memastikan struktur data yang dirancang berfungsi optimal sebelum diimplementasikan secara menyeluruh.
Kebutuhan akan sistem semacam ini turut disampaikan langsung oleh tokoh masyarakat setempat. Pak Kusti dan Bu Tamti, selaku Ketua RT dan istri RT setempat, yang sempat dikunjungi tim dalam kegiatan sowan, menyampaikan pentingnya keberadaan platform digital seperti KALOKA.
“Memang diperlukan adanya platform seperti ini, karena kearifan lokal di sini belum terdokumentasi dengan baik. Banyak yang belum tahu sejarah yang ada di Sobokerto,” ujar Pak Kusti.
Nazla menjelaskan bahwa tantangan terbesar dalam merancang struktur basis data ini adalah memastikan setiap entitas dapat merepresentasikan kebutuhan data secara akurat, sekaligus tetap fleksibel untuk pengembangan fitur di masa mendatang.
“Struktur data yang kami rancang ini menjadi kerangka dasar dari seluruh informasi yang dikelola sistem. Kami tidak hanya menyusun tabel, tapi juga memikirkan bagaimana relasi antar data ini bisa mendukung kebutuhan pengelola desa dalam jangka panjang,” kata Nazla.
Melalui perancangan struktur basis data dan class diagram yang telah disusun, program ini diharapkan menjadi fondasi data yang kokoh bagi keberlanjutan sistem KALOKA sebagai wadah digitalisasi kearifan lokal, wisata, dan potensi Desa Sobokerto.
Penulis: Nazla Azzahra, Tim KKNT IDBU-07 Desa Sobokerto, Boyolali
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar