Jatengvox.com — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim II Universitas Diponegoro mengajak anggota Karang Taruna Desa Nganjat, Kabupaten Klaten, memanfaatkan potensi alam sekitar melalui pelatihan pembuatan ecoprint. Kegiatan yang digelar pada Sabtu (8/8/2026) tersebut menjadi bagian dari rangkaian program “Nganjat Zero Waste: Sinergi Inovasi, Edukasi, dan Partisipasi Masyarakat dalam Pelestarian Lingkungan”.
Pelatihan diberikan oleh Jonathan Benedictus Tambunan, mahasiswa Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro. Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian program lingkungan yang sebelumnya diisi dengan edukasi hukum lingkungan dan sosialisasi regulasi pengelolaan sampah.
Dalam pelatihan ecoprint, peserta diperkenalkan pada teknik menciptakan motif alami menggunakan daun dan bunga yang tersedia di sekitar Desa Nganjat. Tumbuhan tersebut dimanfaatkan untuk menghasilkan pola dan warna pada media kain, sehingga bahan-bahan yang ditemukan di lingkungan sekitar dapat memiliki nilai guna dan nilai estetika.
Jonathan menjelaskan proses pembuatan ecoprint kepada peserta. Kegiatan dimulai dari pemilihan bahan tumbuhan yang sesuai, kemudian dilanjutkan dengan proses penyusunan daun dan bunga pada kain hingga tahap pencetakan motif alami. Peserta dapat mengikuti setiap tahapan secara praktik sehingga memperoleh pengalaman langsung dalam mengolah bahan alam menjadi karya yang dapat digunakan.
Suasana pelatihan berlangsung dengan antusias. Anggota Karang Taruna mengikuti proses pembuatan ecoprint dan mencoba menerapkan teknik yang telah diperkenalkan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana untuk mengenalkan keterampilan kreatif, tetapi juga menunjukkan bahwa pemanfaatan sumber daya alam lokal dapat dilakukan dengan pendekatan ramah lingkungan.
Pelatihan tersebut juga memperkenalkan peluang pemanfaatan hasil ecoprint sebagai produk yang memiliki nilai ekonomis. Dengan keterampilan yang diperoleh, peserta dapat mengembangkan kreativitas dalam menghasilkan berbagai karya berbahan kain sekaligus memanfaatkan potensi tumbuhan yang ada di sekitar desa.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Undip berharap keterampilan ecoprint dapat dikembangkan oleh pemuda Desa Nganjat bersama. Pemanfaatan bahan alami secara kreatif diharapkan dapat mendukung semangat zero waste sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan potensi lokal desa.
Penulis : Jonathan Benedictus Tambunan
Editor : Uswatun Khasanah
Dukung keberlangsungan artikel ini dengan berpartisipasi dalam program apresiasi pembaca.
Tidak ada komentar