Anggaran Aceh 2026 Tak Dipangkas, Pemprov Apresiasi Langkah Presiden Prabowo

Senin, 12 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jatengvox.com – Pemerintah Provinsi Aceh menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas kebijakan anggaran tahun 2026 yang tidak memberlakukan efisiensi terhadap Aceh.

Keputusan tersebut dinilai sebagai langkah strategis dan sangat krusial, mengingat Aceh masih berada dalam fase pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah.

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menegaskan bahwa kebijakan ini memberi ruang yang lebih luas bagi pemerintah daerah untuk bergerak cepat dalam melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi, tanpa harus terbebani pemangkasan anggaran seperti yang dialami sebagian daerah lain.

“Ini menjadi angin segar bagi Aceh. Di saat kami masih fokus memulihkan wilayah terdampak bencana, pemerintah pusat justru memberi dukungan penuh,” ujar Fadhlullah dalam keterangannya, Minggu (11/1/2026).

Baca juga:  KKN Moderasi Beragama Posko 01 Desa Sojomerto Mengawali Pengabdiannya dengan Berziarah ke Makam Mbah Pangeran Sojomerto

Selain Presiden Prabowo Subianto, Pemprov Aceh juga menyampaikan terima kasih kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa serta Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.

Menurut Fadhlullah, dukungan dan koordinasi yang solid dari pemerintah pusat dan DPR RI menjadi faktor penting di balik terjaganya anggaran Aceh.

“Atas nama Pemerintah Aceh yang mewakili 23 kabupaten dan kota, kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada Prof Dasco selaku Ketua Satgas, kepada Pak Purbaya, dan tentu saja yang teristimewa kepada Presiden Prabowo Subianto,” ucapnya.

Fadhlullah menilai, keberpihakan pemerintah pusat ini menunjukkan bahwa Aceh tetap menjadi perhatian serius negara, khususnya dalam konteks pemulihan pascabencana yang membutuhkan konsistensi anggaran dan kebijakan.

Baca juga:  Kemenag Terapkan Penilaian Keterbukaan Informasi Publik Kanwil Secara Online

Lebih lanjut, Fadhlullah mengapresiasi kerja Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI serta Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana dari pemerintah.

Ia menyebut, sejumlah langkah konkret telah disiapkan untuk memastikan proses pemulihan berjalan sesuai rencana.

Salah satu langkah nyata adalah kehadiran langsung Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Aceh. Menurut Fadhlullah, Mendagri bahkan mulai berkantor di Aceh guna mengawal langsung proses pemulihan.

“Ketua Satgas Pak Tito sudah memaparkan langkah kerja ke depan. Mulai hari ini beliau berkantor di Aceh sampai waktu berikutnya. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah pusat,” katanya.

Kehadiran langsung pejabat pusat di daerah terdampak dinilai mampu mempercepat koordinasi lintas kementerian dan mengurangi hambatan birokrasi yang kerap muncul dalam situasi darurat.

Baca juga:  Sekolah Garuda Diperkenalkan, Langkah Baru Pemerintah Siapkan Generasi Unggul Indonesia

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad telah memastikan bahwa anggaran Transfer ke Daerah (TKD) untuk sejumlah wilayah di Aceh tidak akan mengalami pemotongan.

Kepastian ini disampaikan Dasco usai melakukan koordinasi langsung dengan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan.

Koordinasi tersebut berlangsung di sela rapat penanganan bencana yang digelar di Banda Aceh, Sabtu (11/1).

Dalam forum itu, pemerintah pusat dan daerah membahas kondisi keuangan serta kebutuhan riil daerah terdampak bencana.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam rapat tersebut meminta pemerintah daerah tidak ragu menggunakan anggaran yang tersedia untuk kepentingan masyarakat.

Ia juga menyatakan akan melaporkan kondisi Aceh secara langsung kepada Presiden.

Editor : Murni A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu
Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis
KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS
RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka
Kemenhut Gandeng Yayasan Pertamina, Optimalisasi KHDTK Dorong Hutan Berkelanjutan dan Tangguh Bencana
Jawa Tengah Tancap Gas Menuju Swasembada Pangan 2026, Ini Strategi Besarnya
Darurat Sampah Nasional Ditetapkan, Pemerintah Dorong Peran Aktif Daerah dan DPRD
Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tekankan Peran Keluarga dalam Pendidikan Karakter Anak

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:28 WIB

Cuaca Ekstrem Dini Hari, Jalur Kereta Pantura Sempat Terganggu

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:42 WIB

Isra Mikraj 1447 H, Menag Tekankan Salat sebagai Pondasi Akhlak dan Kesadaran Ekologis

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:15 WIB

KPK Ingatkan Risiko Korupsi Penugasan Khusus Pertamina dalam Kerja Sama Energi dengan AS

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:35 WIB

RUU Penanggulangan Disinformasi Disorot DPR, Komisi I Minta Pemerintah Lebih Terbuka

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:04 WIB

Jawa Tengah Tancap Gas Menuju Swasembada Pangan 2026, Ini Strategi Besarnya

Berita Terbaru